• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 6, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dianggap Tak Becus Urus Korban Pascabanjir, Warga Kutim Laporkan Pemkab ke Ombudsman

Suriadi Said by Suriadi Said
12 Mei 2022 | 13:45
Reading Time: 3 mins read
3
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Pemkab Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dilaporkan warganya ke Ombudsman RI perwakilan Kaltim, Kamis (12/5/2022).

Laporannya berisi dugaan maladministrasi menangani bencana banjir di kawasan itu pada Maret lalu. Saat itu Kutim berstatus darurat.

PILIHAN REDAKSI

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

2 Juli 2026 | 21:42

Warga menggangap Pemkab tidak menanggapi surat klarifikasi dan penyelesaian pemulihan hak korban banjir Sangatta, yang dikirimkan warga pada 14 April 2022 ke Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.

Agus Kurniady (29) warga Kecamatan Sangatta Utara sekaligus korban banjir menuturkan, setelah banjir rumahnya mengalami banyak kerusakan. Dari dinding dan lantai yang jebol, hingga perabotan berbahan kayu juga elektronik tidak dapat digunakan lagi.

BACA JUGA: Kuras Batubara di Kaltim, PT Bayan Resources Salurkan Dana CSR Rp 200 Miliar ke Kampus Pulau Jawa

Ditambah lagi saat ini, sambung Agus, sejak Rabu (11/5/2022) Sungai Sangatta kembali meluap dan banjir menggenangi wilayah permukiman mereka.

“Kami berharap Pemkab Kutim dapat membantu pemulihan setelah banjir,” harap Agus.

Pelapor sekaligus korban banjir Sangatta, Junaidi Arifin menjelaskan ratusan warga turut terlibat secara daring melaporkan dugaan kelalaian yang dilakukan Pemkab Kutim selama bencana alam itu terjadi sejak 18-23 Maret 2022.

Upaya ini ditempuh untuk mengingatkan kembali Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman. Bahwa puluhan ribu warga telah menjadi korban, dan belum kunjung mendapatkan pemulihan pascabencana.

Lanjut dia, saat banjir menerjang, Pemkab Kutim lambat mengumumkan status darurat bencana. Padahal dengan menetapkannya akan menjadi landasan bersama, dalam mengerahkan sumber daya manusia, peralatan dan logistik hingga hal-hal terkait.

BACA JUGA: Pelajar Kutim Mulai Belajar Tatap Muka 6 Jam Sehari

Akibat keterlambatan memutuskan status tersebut, mayoritas warga mengungsi secara mandiri tanpa bantuan evakuasi dari pemerintah, tidak mendapat pasokan makanan siap saji selama banjir sejak 19-21 Maret.

‘Akses kesehatan warga terdampak tidak terpenuhi dan memadai, air bersih serta listrik sulit diperoleh, mobilisasi terbatas, dan akibat lain yang tak terhitung nilainya,” katanya mengutip Kaltim Today.

Dalam tiap kesempatan, Wakil Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang mengaku sangat terpukul terhadap bencana banjir terjadi kala itu. Sebab, 80 ribu lebih jiwa terkena dampaknya, perekonomian masyarakat lumpuh bahkan infrastruktur banyak rusak.

Banyaknya satuan pendidikan yang terkena dampak langsung, seperti 23 PAUD, delapan sekolah dasar, dan tiga sekolah menengah atas yang mengalami kerusakan.

“Di Sangatta Utara korban banjir berjumlah 14.318 KK, atau sekitar 57 ribu jiwa lebih, terdiri 112 RT. Sangatta Selatan di Desa Sangkima dan Teluk Singkaman banjir hanya satu hari, tapi karena arus air yang deras, banyak menimbulkan persoalan infrastruktur.

BACA JUGA: Mirip Gelombang Tsunami, Fenomena Awan Arcus Muncul di Kutai Kartanegara

Dari hasil pertemuan dengan DPRD Kaltim beberapa waktu lalu, Kasmidi menuturkan, ada sejumlah hal yang harus dibenahi dan dibangun kembali, di antaranya normalisasi sungai, drainase, sodetan, kolam pengendapan atau polder air, normalisasi sungai, hingga pembuatan pintu air.

“Kami berharap ada bantuan dari provinsi karena keterbatasan anggaran dari kabupaten,” ujarnya. (ks/id)

Tags: Banjir Kutai TimurOmbudsman RIPemkab Kutim
Previous Post

Sempat Diklaim Kaltim, Pemprov Sulbar Berencana Bangun Tanggul di Pulau Balabalakang

Next Post

Balikpapan Targetkan 70 Persen Vaksinasi Booster Akhir Juli 2022

BACA JUGA

Siapa Rusak Laut Pulau Miang? DLH Kaltim Cium Dugaan Limbah Kapal dan Jetty DLH Kaltim Usut Pencemaran Pulau Miang, Perusahaan Sawit Segera Dipanggil Nelayan Pulau Miang Kutim Resah, Dugaan Pencemaran Laut Muncul di Sekitar Jeti CPO

Siapa Rusak Laut Pulau Miang? DLH Kaltim Cium Dugaan Limbah Kapal dan Jetty

6 Juli 2026 | 18:49
Anggaran Seret, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Biaya Dinas demi Pasien

Anggaran Seret, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Biaya Dinas demi Pasien

6 Juli 2026 | 18:34
Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

6 Juli 2026 | 17:34
Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

6 Juli 2026 | 17:16
Siasat Bupati Kutim Redam Inflasi Lewat Halaman Rumah

Siasat Bupati Kutim Redam Inflasi Lewat Halaman Rumah

6 Juli 2026 | 16:55
Mendagri Surati Pemda yang Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Tenggat 6 Juli 2026 Cerita di Balik Pelantikan PPPK Paruh Waktu Bontang; 15 Tahun Mengabdi Akhirnya Dilantik

Mendagri Surati Pemda yang Tak Mampu Bayar Gaji PPPK, Tenggat 6 Juli 2026

6 Juli 2026 | 16:48
Next Post
Bontang Dapat Tambahan 130 Vial Vaksin Pfizer, Utamakan Booster Kedua Nakes

Balikpapan Targetkan 70 Persen Vaksinasi Booster Akhir Juli 2022

Comments 3

  1. Ping-balik: Lima Titik Panas Terdeteksi di Kukar dan Kutim - pranala.co
  2. Ping-balik: Perusahaan Ogah Beli Hasil Panen Petani Sawit Teluk Pandan, Kutai Timur - pranala.co
  3. Ping-balik: Ketua DPRD Bontang Kritik Pemkab Kutim: Warga Sidrap Terabaikan, Pembangunan Tak Kunjung Terwujud - Pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11

Terbaru

Siapa Rusak Laut Pulau Miang? DLH Kaltim Cium Dugaan Limbah Kapal dan Jetty DLH Kaltim Usut Pencemaran Pulau Miang, Perusahaan Sawit Segera Dipanggil Nelayan Pulau Miang Kutim Resah, Dugaan Pencemaran Laut Muncul di Sekitar Jeti CPO

Siapa Rusak Laut Pulau Miang? DLH Kaltim Cium Dugaan Limbah Kapal dan Jetty

6 Juli 2026 | 18:49
Anggaran Seret, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Biaya Dinas demi Pasien

Anggaran Seret, RSUD Taman Husada Bontang Pangkas Biaya Dinas demi Pasien

6 Juli 2026 | 18:34
Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

Pembunuh Penjaga Toko di Balikpapan Dituntut 18 Tahun, Ibunya Minta Seumur Hidup

6 Juli 2026 | 17:34
Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

Sering Mati Lampu? PLN Ungkap Fakta Sebenarnya ke Wali Kota Samarinda

6 Juli 2026 | 17:16
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved