SUARA mesin bor di halaman Masjid Babul Khair, Jalan Al Amin RT 97, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, awalnya berjalan seperti biasa. Warga berharap sumur baru itu bisa membantu kebutuhan air di lingkungan masjid. Namun suasana mendadak berubah tegang ketika dari lubang bor muncul semburan lumpur, air, dan gas yang kemudian memicu api.
Peristiwa itu terjadi saat proses pengeboran sumur bantuan dari Yayasan Baitul Maal Hidayatullah (BMH) berlangsung. Kobaran api yang muncul dari titik pengeboran sontak membuat warga sekitar panik dan menjauh dari lokasi.
Kapolsek Balikpapan Timur Kompol Sumarlik Akup melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Manggar, Aipda Edy Wahyudi, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan warga.
“Sumur air yang dibor oleh warga malah menyemburkan gas bercampur lumpur dan air,” kata Edy Wahyudi.
Menurut dia, polisi segera melakukan pengamanan area untuk mencegah risiko lebih besar. Lokasi pengeboran berada di halaman masjid yang cukup dekat dengan permukiman warga sehingga penanganan cepat dinilai penting untuk menghindari kemungkinan kebakaran susulan.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan kemudian dikerahkan untuk memadamkan api dan menutup lubang sumur menggunakan batu guna mengurangi semburan gas.
Setelah api berhasil dipadamkan, polisi memasang garis pembatas di sekitar lokasi. Warga juga diminta tidak menyalakan api maupun mendekati area pengeboran sampai kondisi benar-benar aman.
“Kami bersama BPBD melakukan penanganan cepat agar risiko lebih besar bisa dicegah. Saat ini situasi aman dan terkendali,” ujar Edy. [RE]
Jejak Uang dan “Perlindungan” Polisi di Balik Jaringan Narkoba Kutai Barat














