Pranala.co, BONTANG — Kelurahan Satimpo kembali naik podium. Gelar Juara 1 Bontang Innovation Awards (BIA) 2025 berhasil dibawa pulang setelah enam inovasi unggulan mereka dinilai memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan (Baperida) Kota Bontang, Selasa (9/12) di Ballroom Hotel Sintuk. Lurah Satimpo, Maryono, hadir menerima anugerah tersebut.
Kemenangan Satimpo bukan tanpa alasan. Enam program yang telah berjalan selama setahun terakhir terbukti menyentuh kebutuhan dasar warga, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi dan ketahanan pangan. Keenam inovasi itu meliputi:
1. Kerta Bumi
Gerakan menanam buah mini di lingkungan rumah warga. Selain memperindah kawasan, program ini membantu meningkatkan ketahanan pangan lokal.
2. Dasi Rapi
Program dana stimulan yang menyasar peningkatan ekonomi keluarga. Bantuan kecil yang berdampak besar bagi usaha rumahan.
3. Kampung Madu
Pengembangan budidaya madu sebagai komoditas baru. Warga dilatih, dikelola, dan diberdayakan untuk menciptakan usaha berbasis alam.
4. Kampung Mangga
Kawasan berbasis komoditas mangga yang dikembangkan sebagai peluang ekonomi baru. Program ini diarahkan untuk meningkatkan pendapatan warga.
5. Kampung Kompos
Gerakan pengolahan sampah organik menjadi kompos. Selain mengurangi volume sampah, program ini membantu menyediakan pupuk untuk tanaman warga.
6. Saber Tetuka
Program pemberian telur sebagai upaya pemenuhan gizi balita. Fokus utamanya adalah pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan anak.
Lurah Satimpo, Maryono, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif perangkat kelurahan, kader, dan masyarakat.
“Terima kasih kepada tim dan masyarakat Satimpo. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi demi pelayanan publik yang lebih baik,” ujarnya.
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















