Kasus Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 459 Orang

  • Whatsapp

JURU bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak mengatakan perkembangan kasus di provinsi tersebut terus didominasi peningkatan kasus kesembuhan yakni dengan adanya tambahan pasien sembuh sebanyak 459 orang per Rabu, 3 Maret 2021.

Tambahan kasus kesembuhan terbanyak terjadi di Kutai Kartanegara dengan jumlah 131 kasus dan Balikpapan 104 kasus. Tambahan kasus kesembuhan lainnya terjadi di Berau 42 kasus,Kutai Timur 14 kasus, Paser 69 kasus, Penajam Paser Utara 12 kasus, Bontang 8 kasus dan Samarinda 79 kasus.

Bacaan Lainnya

“Kami bersyukur dalam kurun minggu terakhir update kasus terus didominasi kasus sembuh, secara akumulasi kasus kesembuhan COVID-19 di Kaltim sebanyak 48.691 kasus,” kata Andi Muhammad Ishak di Samarinda.

Ia menyebutkan untuk kasus terkonfirmasi positif juga mengalami penambahan sebanyak 349 kasus dan menjadikan total kasus terkonfirmasi positif di Kaltim sebanyak 56.487 kasus.

Tambahan kasus terkonfirmasi positif tersebut terjadi di Berau 32 kasus, Kutai Barat 12 kasus, Kutai Kartanegara 73 kasus, Kutai Timur 57 kasus, Mahakam Ulu 2 kasus, Paser 36 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, Balikpapan 76 kasus, Bontang 7 kasus dan Samarinda 51 kasus.

Andi menyebutkan untuk kasus kematian juga ikut bertambah sebanyak 7 kasus dengan rincian di Berau 1 kasus, Kutai Kartanegara 2 kasus, Kutai Timur 1 kasus, Penajam Paser Utara 1 kasus, Balikpapan 1 kasus dan Samarinda 1 kasus.

“Kasus kematian terus merangkak naik, saat ini sudah ada sebanyak 1.338 kasus kematian akibat COVID-19 di Kaltim,” kata Andi M Ishak.

Ia menegaskan dengan adanya tambahan kasus kesembuhan, terkonfirmasi positif dan kematian, saat ini jumlah pasien COVID-19 yang masih menjalani perawatan medis sebanyak 6.458 pasien.

Sementara itu, perkembangan kasus COVID-19 khusus wilayah Kaltim peringkat kasus terkonfirmasi positif terbanyak terjadi di wilayah Kota Balikpapan dengan jumlah 13.585 kasus.

Disusul, Samarinda 10.774 kasus, Kutai Kartanegara 10.019 kasus, Kutai Timur 7.122 kasus dan Bontang 5.207 kasus. Lima kabupaten lainnya yakni Berau 3.435 kasus, Paser 2.948 kasus, Kutai Barat 2.170 kasus, Panajam Paser Utara 902 kasus dan Mahakam Ulu 325 kasus.

 

 

 

[ANTARA]

Pos terkait