Kasus Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 394 Orang

Ilustrasi pasien sembuh. (Freepik)

TREN perkembangan kasus virus corona di Kalimantan Timur (Kaltm) terus didominasi peningkatan pasien sembuh. Per 8 Maret 2021, adanya tambahan sebanyak 394 orang sembuh.

Tambahan kasus kesembuhan tertinggi terjadi di Balikpapan berjumlah 93 kasus. Disusul, Kutai Kartanegara 87 kasus, Samarinda 70 kasus, Paser 39 kasus, Bontang 39 kasus, Kutai Timur 31 kasus, Mahakm Ulu 7 kasus, Kutai Barat 4 kasus dan Panajam Paser Utara 3 kasus.

“Kasus Covid-19 di Kaltim terus melandai, update harian lebih banyak kasus sembuh dibandingkan kasus terkonfirmasi positif, saat ini akumulasi kasus kesembuhan COVID-19 di Kaltim mencapai 50.887 kasus,” papar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak di Samarinda, Senin (8/3) petang.

Ia menyebutkan untuk kasus terkonfirmasi positif turut mengalami kenaikan dengan jumlah 142 kasus, dan saat ini total kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kaltim mencapai 58.181 kasus.

Andi menambahkan untuk kasus kematian juga mengalami kenaikan sebanyak 6 kasus dengan rincian di Berau 2 kasus, Kutai Kartanegara 1 kasus, Balikpapan 2 kasus dan Bontang 1 kasus.

” Kasus kematian terus mengalami penambahan, saat ini sudah ada sebanyak 1.369 kasus kematian COVID-19 di Kaltim,” kata Andi.

Sementara, tambahan kasus terkonfirmasi positif tersebut terjadi di Berau 13 kasus, Kutai Barat 5 kasus, Kutai Kartanegara 20 kasus,,Kutai Timur 29 kasus, Paser 9 kasus, Penajam Paser Utara 3 kasus, Balikpapan 33 kasus, Bontang 15 kasus dan Samarinda 15 kasus.

“Pasien Covid-19 yang masih menjalani perawatan medis masih ada 5.925 pasien,” tambah Andi.

Lalu, untuk perkembangan kasus Covid-19 khusus wilayah Kaltim untuk peringkat pertama kasus terkonfirmasi positif yakni Kota Balikpapan dengan jumlah 13.960 kasus.

Disusul, Samarinda 11.072 kasus, Kutai Kartanegara 10.443 kasus, Kutai Timur 7.295 kasus dan Bontang 5.364 kasus.

Lima kabupaten lainnya yakni Berau 3.527 kasus, Paser 3.026 kasus, Kutai Barat 2.238 kasus, Panajam Paser Utara 931 kasus dan Mahakam Ulu 325 kasus.

 

[FR]

More Stories
Pembelajaran Tatap Muka di Kaltim Masih Dikoordinasikan