• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kasus Pelecehan Seksual di Kutim Meningkat, Mahasiswa Desak Pemkab Bertindak

Suriadi Said by Suriadi Said
22 Agustus 2025 | 20:29
Reading Time: 1 min read
0
Kasus Pelecehan Seksual di Kutim Meningkat, Mahasiswa Desak Pemkab Bertindak

Aktivis Mahasiswa asal Kecamatan Muara Ancalong, Sintiya.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SANGATTA – Kasus pelecehan seksual terhadap perempuan dan anak di Kutai Timur (Kutim) kian meresahkan. Seorang aktivis mahasiswa asal Kecamatan Muara Ancalong, Sintiya, mendesak pemerintah daerah turun tangan lebih serius dalam menekan angka kekerasan tersebut.

“Dari laporan yang kami terima, kasus pelecehan justru banyak terjadi di wilayah pedalaman. Korbannya perempuan dan anak-anak,” ujar Sintiya saat dihubungi di Sangatta, Jumat (22/8/2025).

PILIHAN REDAKSI

Tendangan Berani Remaja Kukar Gagalkan Aksi Bejat Ayah Tiri

Tendangan Berani Remaja Kukar Gagalkan Aksi Bejat Ayah Tiri

7 Juli 2026 | 16:11
Resmi! Perpres Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter

Resmi! Perpres Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Jadi Ancaman Nonmiliter

5 Juli 2026 | 23:10

Data yang diterima media menunjukkan, sepanjang Januari hingga Juli 2025 tercatat 11 kasus pelecehan dan kekerasan seksual di Kutim. Dari jumlah itu, tujuh kasus di antaranya adalah pencabulan dan persetubuhan anak di bawah umur.

Bahkan dalam sepekan terakhir saja, terungkap tiga laporan baru yang terjadi di Kecamatan Sangkulirang, Kaubun, dan Sangatta Utara.

“Kasus ini bukan hanya terjadi di kota, tetapi juga marak di pedalaman. Korbannya sering kali tidak berdaya karena minim pengetahuan dan keterbatasan akses,” tegas mahasiswa Universitas Mulawarman Samarinda itu.

Sintiya menilai pemerintah Kutim tidak bisa hanya berfokus pada sosialisasi di wilayah perkotaan. Masyarakat di desa dan pedalaman juga harus mendapat perhatian.

“Pemerintah perlu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bentuk dan dampak pelecehan seksual. Sosialisasi harus sampai ke desa-desa agar semua orang paham dan berani melawan,” katanya.

Menurutnya, langkah preventif berupa edukasi dan pendampingan jauh lebih penting dibanding menunggu kasus muncul. “Dampaknya sangat parah, bahkan bisa merusak masa depan perempuan di Kutai Timur,” lanjutnya.

Sintiya meminta seluruh pemangku kebijakan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa, bekerja sama menciptakan lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak.

“Kutai Timur harus jadi ruang aman. Pemerintah, aparat, dan masyarakat harus bersatu melindungi perempuan dan anak dari segala bentuk pelecehan,” pungkasnya. (HAF)

Tags: Kekerasan SeksualPelecehan Seksual
Previous Post

DPRD Pangkep Pertanyakan Alokasi Anggaran Media, Diskominfo Diminta Terbuka

Next Post

Balikpapan Kejar Target Kurangi Sampah 50 Persen, Targetkan 210 Bank Sampah Terbentuk

BACA JUGA

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

13 Juli 2026 | 12:22
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite? Isu Petugas SPPG jadi ASN Ramai, Ini Respons BGN Bontang PPPK BGN 2025 Dibuka, 32 Ribu Formasi Disiapkan 3 Bulan Berjalan, Dapur Program MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis Di Balik Piring Ompreng Program MBG Bontang: Tantangan Rp10 Ribu untuk Gizi Seimbang Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pesisir Bontang Hadapi Tantangan Cuaca dan Transportasi Kaltim Targetkan 371 SPPG, Anak Sekolah jadi Prioritas Program Makanan Bergizi Gratis di Bontang Bikin Warga Dapat Peluang Kerja

Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite?

13 Juli 2026 | 08:15
Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

12 Juli 2026 | 21:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Next Post
Balikpapan Kejar Target Kurangi Sampah 50 Persen, Targetkan 210 Bank Sampah Terbentuk

Balikpapan Kejar Target Kurangi Sampah 50 Persen, Targetkan 210 Bank Sampah Terbentuk

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

13 Juli 2026 | 12:22
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite? Isu Petugas SPPG jadi ASN Ramai, Ini Respons BGN Bontang PPPK BGN 2025 Dibuka, 32 Ribu Formasi Disiapkan 3 Bulan Berjalan, Dapur Program MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis Di Balik Piring Ompreng Program MBG Bontang: Tantangan Rp10 Ribu untuk Gizi Seimbang Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pesisir Bontang Hadapi Tantangan Cuaca dan Transportasi Kaltim Targetkan 371 SPPG, Anak Sekolah jadi Prioritas Program Makanan Bergizi Gratis di Bontang Bikin Warga Dapat Peluang Kerja

Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite?

13 Juli 2026 | 08:15
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved