Pranala.co, PANGKEP – Dugaan adanya oknum honorer yang ikut mengatur anggaran kerja sama media di Kabupaten Pangkep memicu perhatian wakil rakyat. DPRD Pangkep menyesalkan kabar tersebut dan menegaskan akan menindaklanjuti.
Anggota DPRD Pangkep, Abd Rauf, menegaskan pihaknya segera memanggil Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) untuk rapat dengar pendapat (RDP).
“Kita akan jadwalkan RDP dengan dinasnya untuk membahas persoalan ini,” ujar Rauf, Kamis (21/8/2025).
Menurutnya, pengelolaan anggaran kerja sama media seharusnya dilakukan secara transparan. Media lokal di Pangkep juga harus diberi porsi yang adil.
“Jangan sampai media lokal dianaktirikan. Apalagi kalau anggaran dikuasai oleh oknum tertentu, itu tidak benar,” tegasnya.
Rauf juga menyoroti belum adanya kejelasan soal berapa besar anggaran kerja sama media yang dikelola Diskominfo-SP tahun ini. “Itu yang mau kita cek, sebenarnya berapa anggarannya,” jelas politisi PAN tersebut.
Sementara itu, Plt Kepala Diskominfo-SP Pangkep, Abbas Hasan, mengakui memang terjadi penurunan anggaran kerja sama media dibanding tahun sebelumnya. Namun ia enggan banyak berkomentar terkait dugaan keterlibatan honorer dalam penentuan anggaran.
“Ada penurunan, nanti dicek berapa nilainya,” singkat Abbas. (PRA)


















