PEMERINTAH Kota Bontang mengubah cara menagih pajak. Tak lagi menunggu warga datang, kini petugas yang mendatangi warga. Melalui program Jemput Bola (Jebol), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang membuka layanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) langsung di tiap kelurahan.
Program ini berlangsung mulai 13 April hingga 7 Mei 2026, setiap pukul 09.00–15.00 WITA. Langkah ini menjadi strategi baru: mendekatkan layanan sekaligus mengejar kepatuhan pajak yang selama ini kerap terkendala jarak dan waktu.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Bukan hanya mempermudah pembayaran, tapi juga membangun kesadaran bahwa pajak kembali untuk pembangunan,” kata Kepala Bapenda Bontang, Natalia Trisnawati.
Melalui program ini, warga cukup datang ke titik layanan di kelurahan masing-masing. Tidak perlu lagi antre di kantor atau menunda karena kesibukan.
Bapenda menilai, pendekatan langsung seperti ini lebih efektif dibanding menunggu wajib pajak datang sendiri.
Di sisi lain, PBB tetap menjadi tulang punggung pembiayaan daerah—mulai dari pembangunan jalan, fasilitas umum, hingga layanan publik.
“Selama ini ada kendala waktu dan jarak. Program ini menjawab itu, sekaligus mendorong kepatuhan secara lebih humanis,” ujar Natalia.
Jadwal Lengkap Layanan Jebol
Bapenda telah menyusun jadwal layanan bergilir di seluruh kelurahan:
- 13–14 April: Bontang Baru & Bontang Kuala
- 15–16 April: Loktuan & Guntung
- 20–21 April: Gunung Elai & Api-Api
- 22–23 April: Tanjung Laut & Tanjung Laut Indah
- 27–28 April: Berbas Pantai & Berbas Tengah
- 29–30 April: Satimpo & Kanaan
- 4–5 Mei: Gunung Telihan & Belimbing
- 6–7 Mei: Bontang Lestari (Gedung Graha Taman Praja)
Selain layanan langsung, Bapenda Bontang juga membuka berbagai kanal pembayaran digital. Warga bisa membayar melalui mobile banking, virtual account, e-commerce, hingga e-wallet.
Artinya, pilihan semakin fleksibel—membayar pajak bisa dilakukan dari mana saja. “Tidak ada lagi alasan untuk menunda. Semua sudah kami mudahkan,” kata Natalia.
Program Jebol bukan sekadar inovasi layanan, tetapi juga bagian dari strategi meningkatkan penerimaan daerah. Dengan mendekatkan layanan dan memperluas kanal pembayaran, Bapenda Bontang berharap partisipasi masyarakat meningkat. [ADS/FR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















