Menu

Mode Gelap

Balikpapan · 23 Jun 2022 08:07 ·

Imbas Harga Tak Wajar, Peternak Ayam hingga Produsen di Balikpapan Dipanggil KPPU


					Ilustrasi penjual daging ayam potong di pasar tradisional. Perbesar

Ilustrasi penjual daging ayam potong di pasar tradisional.

BALIKPAPAN, pranala.coPeternak ayam besar, produsen hingga pengelola parent stock dan DOC bakal dipanggil Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Wilayah Kerja Kanwil V. Ini buntut mahalnya harga daging ayam di Balikpapan.

Ketua KPPU Kanwil V Balikpapan Manaek Pasaribu berujar Dia menyebutkan, kenaikan harga dan terbatasnya pasokan bahan pangan bisa jadi disebabkan adanya praktik kartel pangan atau adanya masalah pada produksi serta distribusi.

“Harga dan pasokan bahan pangan strategis merupakan salah satu indikator ada atau tidak adanya potensi perilaku anti persaingan usaha,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (22/6/2022).

Kanwil V KPPU selalu memantau rutin harga dan pasokan bahan pangan strategis. Berdasarkan data KPPU, harga daging ayam di Kota Balikpapan mencapai Rp31.000 per kilogram/ekor ayam hidup di Pasar Klandasan dan Rp33.000 per kilogram/ekor ayam hidup di Pasar Kebun Sayur.

Sementara itu, harga daging ayam potong di salah satu gerai ritel modern telah mencapai Rp49.900/kilogram.

Tingginya harga daging ayam ini merupakan dampak dari terbatasnya pasokan DOC kepada peternak, meskipun pasokan kepada pedagang selalu tersedia.

“Kanwil V KPPU akan mengawasi secara ketat fenomena harga dan pasokan daging ayam ini,” ungkapnya.

Selain itu, KPPU mencatat harga bawang merah dan cabai rawit juga mengalami kenaikan yang signifikan, bahkan harga cabai rawit mencapai Rp110.000/kilogram.

Harga bawang merah meningkat hingga mencapai 2 kali lipat yaitu Rp70.000 per kilogram dari biasanya yaitu Rp30.000 per kilogram.

“Tingginya harga dua komoditas ini ditengarai oleh meningkatnya permintaan, ditambah cuaca di Balikpapan dalam satu minggu terakhir mengalami curah hujan yang tinggi,” sebut Manaek.

Dia menuturkan pasokan bawang merah dan cabai rawit di Balikpapan banyak berasal dari Provinsi Sulawesi Selatan dan akan terus memantau fenomena kenaikan harga komoditas melalui jalur distribusi dari petani sampai ke konsumen.

Sementara itu, harga cabai rawit di Provinsi Sulawesi Selatan sendiri sudah mencapai Rp70.000 per kilogram dan harga bawang merah mencapai Rp55.000 per kilogram. (das)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Warga Kaltim Belum Perlu Pakai MyPertamina saat Beli Solar dan Pertalite

1 Juli 2022 - 12:29

main l dapatkan cashback saat beli bbm via aplikasi mypertamina 76383 38367 TdDTrhu3WhjvEEU8XZhKab

Anjlok Lagi, Harga TBS Sawit di Paser Rp700-900 per Kg

30 Juni 2022 - 22:16

Anjlok Lagi Harga TBS Sawit di Paser Rp700 900 per Kg

Ternyata Ada Dua Versi Bumbu Indomie Goreng Buat Pasar Kaltim dan Jawa

30 Juni 2022 - 09:13

bumbu indomie goreng

Cara Daftar MyPertamina untuk Beli Solar dan Pertalite

30 Juni 2022 - 08:38

spbu k6

Harga Ayam hingga Cabai Rawit di Balikpapan Masih Mahal selama Empat Minggu

29 Juni 2022 - 18:58

daging ayam

Kaltim Belum Bisa Sosialiasikan Beli Solar dan Minyak Goreng Curah Pakai Aplikasi

29 Juni 2022 - 06:37

IMG 20220514 091550
Trending di Balikpapan