• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Harga Cabai di Kutim Mulai Turun, Pasokan Berangsur Pulih

Suriadi Said by Suriadi Said
28 Maret 2026 | 21:01
Reading Time: 2 mins read
0
Harga Cabai di Kutim Mulai Turun, Pasokan Berangsur Pulih

Ilustrasi cabai di pasar tradisional.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SANGATTA, Pranala.co — Setelah sempat melonjak tajam usai Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga cabai di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini mulai menunjukkan tren penurunan. Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat setelah sebelumnya harga cabai rawit merah menembus angka tinggi.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutim per 26 Maret 2026, harga cabai rawit merah turun signifikan ke kisaran Rp100 ribu per kilogram, dari sebelumnya mencapai Rp220 ribu per kilogram.

PILIHAN REDAKSI

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

3 Juli 2026 | 18:41
Tolak Tanam Sawit, Kelompok Tani di Kutim Sukses Cuan dari Kopi Liberika

Tolak Tanam Sawit, Kelompok Tani di Kutim Sukses Cuan dari Kopi Liberika

3 Juli 2026 | 14:29

Kepala Disperindag Kutim, Nora Ramadani, menyebut penurunan harga ini menjadi indikasi mulai pulihnya pasokan di pasar, meskipun distribusi belum sepenuhnya stabil.

“Per 26 Maret, berdasarkan data SP2KP, harga cabai rawit merah sudah turun di kisaran Rp100 ribu per kilogram,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Nora menjelaskan, lonjakan harga sebelumnya terjadi akibat kelangkaan pasokan yang berlangsung secara bersamaan, baik dari produksi lokal maupun kiriman dari luar daerah.

Memasuki H+2 Lebaran, stok cabai lokal dilaporkan habis. Di sisi lain, distribusi dari daerah pemasok seperti Jawa dan Sulawesi juga mengalami hambatan, sehingga menyebabkan kekosongan barang di pasaran.

Kondisi tersebut diperparah oleh tingginya permintaan masyarakat pasca-Lebaran yang tidak diimbangi dengan ketersediaan stok.

“Permintaan tetap tinggi, tetapi barangnya tidak ada. Ketika stok kosong bersamaan, harga langsung melonjak,” jelasnya.

Fenomena kenaikan harga cabai, lanjut Nora, tidak hanya terjadi di Kutai Timur, tetapi juga dirasakan di berbagai daerah di Indonesia. Hal ini dipengaruhi gangguan produksi di sejumlah sentra pertanian.

Selain itu, kemampuan produksi cabai lokal di Kutim masih terbatas. Saat ini, produksi daerah baru mampu memenuhi sekira 30 persen dari total kebutuhan masyarakat.

Untuk menjaga stabilitas harga, Disperindag Kutim terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan distributor guna memastikan ketersediaan pasokan tetap terjaga. (HAF)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Cabai RawitHARGA CABAIKutai Timur
Previous Post

Sertifikasi BNSP atau Kemenaker, DPRD Bontang: Semua Sah dan Wajib Diakui

Next Post

Samarinda Ubah Sampah jadi Listrik Tanpa Tipping Fee

BACA JUGA

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

3 Juli 2026 | 19:49
35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

3 Juli 2026 | 19:04
Next Post
Samarinda Ubah Sampah jadi Listrik Tanpa Tipping Fee

Samarinda Ubah Sampah jadi Listrik Tanpa Tipping Fee

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

3 Juli 2026 | 22:33
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved