Pranala.co, SAMARINDA — Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah dinilai punya peran besar dalam membentuk karakter dan meningkatkan prestasi siswa. Namun, DPRD Kaltim mengingatkan agar pelaksanaannya tidak justru menjadi tekanan bagi peserta didik.
Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis Pattalongi, saat menyoroti pentingnya pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler secara bijak.
“Ekstrakurikuler itu penting. Bisa mendukung prestasi akademik, melatih kepemimpinan, membentuk karakter siswa, dan banyak manfaat lainnya,” ujar Darlis.
Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler memang perlu digalakkan. Tapi sekolah juga harus memperhatikan kondisi siswa. Baik secara mental, fisik, maupun ekonomi.
“Sekolah harus bijak. Jangan sampai ekstrakurikuler malah jadi beban bagi siswa,” tegas politisi dari Dapil PPU–Paser–Balikpapan itu.
Darlis mengingatkan, tidak semua siswa punya kemampuan finansial yang sama. Ada yang mampu, tapi banyak juga yang butuh dukungan untuk bisa ikut aktif di luar kegiatan belajar formal.
Ia juga menyambut baik kebijakan Gubernur Kalimantan Timur terkait pemberian buku dan seragam sekolah gratis. Menurutnya, ini bisa menjadi dasar kuat untuk mendorong sekolah lebih kreatif mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler tanpa membebani siswa.
“Kalau seragam dan buku sudah disediakan gratis, harapannya sekolah bisa fokus meningkatkan kualitas kegiatan. Variasi ekstrakurikuler bisa ditambah tanpa membebankan biaya,” tambahnya.
Darlis berharap ada sinergi yang lebih kuat antara sekolah dan pemerintah. Tujuannya jelas: menciptakan sistem pendidikan yang menyeluruh. Tidak hanya mencetak siswa cerdas, tapi juga membentuk pribadi yang tangguh dan berkarakter.
“Kami di DPRD tentu mendorong pendidikan yang lebih holistik. Bukan hanya soal nilai akademik, tapi juga kepribadian dan keterampilan sosial siswa,” pungkasnya.
[ADS/DPRD KALTIM]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















