Delapan Fasos dan Fasum Milik YKHT PKT Segera Dihibahkan ke Pemkot Bontang

Komisi III dan II meninjau langsung titik lahan hibah dari YKHT PKT, Selasa [20/10/2020]

PRANALA.CO, Bontang – Delapan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasus) milik Yayasan Kesejahteraan Hari Tua (YKHT) Pupuk Kaltim (PKT) sudah diserahkan ke Pemkot Bontang. Prosesnya sudah memasuki tahap akhir.

Komisi gabungan  II dan III DPRD Bontang pun menindaklanjuti dengan mengunjungi lokasi tersebut, Selasa (20/10/2020) pagi.

Setelah diperjuangkan oleh warga, forum RT BTN PKT, DPRD Bontang, dan Pemkot Bontang sejak 2018 lalu, kini perjuangkan mulai membuahkan hasil. Sebanyak 8 titik fasum dan fasos akan diserahkan dan dikelola Pemkot Bontang.

Pengukuran lahan dilakukan di tiga titik. Lokasi seluas 3.840 meter per segi tersebut berada di Jalan Effendi dengan 3 titik fasilitas yaitu lapangan voli, pujasera, dan pendopo. Proses pengukuran ikut disaksikan pejabat Badan Pertahanan Negara (BPN), Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pihak YKHT, YPK, Pupuk Kaltim, serta kecamatan dan kelurahan setempat.

“Ada 8 lokasi, salah satunya sudah kita ukur. Pengukuran pertama seluas, 3.840 meter per segi. Alhamdulillah tidak ada kendala,” kata Ketua Komisi II Rustam di lokasi.

Mekanisme selanjutnya, lanjut Rustam lokasi yang telah diukur, akan melalui proses administrasi perubahan kepemilikan dari YKHT PKT, menjadi milik Pemerintah Kota Bontang. Setelah itu, 8 lokasi tersebut akan menjadi aset kota Bontang.

“Dan Pemerintah bisa membangun infrastruktur selanjutnya, kalau tidak salah disini akan  dibangun, gedung BPU (Balai Pertemuan Umum),” terang Rustam.

Selepas resmi menjadi milik Pemkot Bontang, akan dikucurkan dana APBD untuk melakukan pembangunan dan perbaikan. Rencananya, di lokasi tersebut akan dibangun gedung Balai Petemuan Umum (BPU). Selain itu, juga akan dilakukan pengaspalan jalan di sekitaran fasum dan fasos tersebut.

 

 

[jn|pariwara]

More Stories
Ladang Pahala dan Dosa di Media Sosial