Pranala.co, BONTANG — Pemerintah Kota Bontang terus memacu diri menuju tata kelola arsip yang modern. Langkah itu terlihat jelas dalam ajang Good Archival Government Award (Gagas) 2025. Setiap tahun, penghargaan ini menjadi tolok ukur kinerja kearsipan perangkat daerah.
Tahun ini, Sekretariat DPRD Kota Bontang tampil sebagai Juara 1. Mereka menunjukkan komitmen kuat terhadap penataan arsip yang tertib, transparan, dan mudah diakses. Di posisi Juara 2 ada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD). Lalu Sekretariat Daerah menyusul di tempat ketiga.
Deretan juara harapan juga mencuri perhatian. Baperida meraih Juara Harapan 1. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berada di posisi Harapan 2. Disusul Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sebagai Harapan 3.
Bukan hanya Gagas, Pemkot Bontang juga memberikan apresiasi khusus bagi instansi yang berhasil menerapkan Program Srikandi. Ini adalah aplikasi kearsipan digital nasional. Program itu kini menjadi bagian penting transformasi birokrasi menuju pemerintahan berbasis elektronik.
Untuk kategori perangkat daerah, Sekretariat Daerah kembali berada di peringkat teratas sebagai Juara 1. Dinas Pekerjaan Umum menempati Juara 2. Disusul Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) sebagai Juara 3.
Pada kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT), UPT Laboratorium Lingkungan tampil sebagai Juara 1. Kelurahan Loktuan dan Puskesmas Bontang Barat masing-masing meraih Juara 2 dan 3.
Sementara di kategori sekolah, penghargaan diberikan kepada SMPN 7 sebagai Juara I. SDN 005 Bontang Selatan V menjadi Juara II. Lalu SDN 003 Bontang Utara melengkapi posisi Juara III.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pemenang. Ia juga menekankan pentingnya peran arsiparis dalam menjaga memori pembangunan daerah.
“Selamat kepada seluruh OPD dan arsiparis yang meraih predikat terbaik dalam digitalisasi kearsipan. Penghargaan ini bukan akhir, tetapi awal semangat baru. Kita harus terus memperkuat budaya tertib arsip dan meningkatkan pelayanan publik,” ujar Neni.
Ia menegaskan, pengelolaan arsip bukan sekadar menyimpan dokumen. Lebih dari itu, arsip adalah bagian penting dari akuntabilitas dan transparansi pemerintah. Melalui digitalisasi, arsip menjadi lebih aman, cepat diakses, dan mudah dimanfaatkan masyarakat.
“Kearsipan sering dianggap sepele. Padahal, di sanalah memori dan jejak pembangunan tersimpan. Dengan Good Archival Government dan Program Srikandi, Bontang bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang modern dan berkelanjutan,” tambahnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















