Pranala.co, BONTANG — Pemerintah Kota Bontang berkomitmen melindungi warganya yang bekerja di luar negeri. Langkah itu ditandai dengan rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Republik Indonesia pada Selasa (2/12/2025) di Jakarta.
Kerja sama ini diharapkan menjadi penguat mekanisme perlindungan bagi pekerja migran asal Bontang, mulai dari proses keberangkatan hingga kepulangan.
Wali Kota Bontang, Neni Moernaeni, mengungkapkan bahwa cukup banyak warga setempat yang bekerja di berbagai negara, seperti Qatar, Dubai, dan Vietnam. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah harus memastikan keamanan, kelayakan, dan perlindungan hukum bagi seluruh pekerja asal Bontang.
“Banyak kejadian di luar negeri yang merugikan pekerja kita. Bontang harus hadir melindungi mereka. Besok saya terbang ke Jakarta untuk penandatanganan MoU,” ujar Neni, Senin (1/12/2025).
Selain penguatan perlindungan migran, Neni juga membawa kabar baik untuk generasi muda. Sebanyak 28 siswa SMK Negeri 1 Bontang saat ini bersiap berangkat ke Jepang. Mereka telah menjalani pelatihan bahasa, penilaian keterampilan, dan proses asesmen yang menjadi syarat utama bekerja di negara tersebut.
“Alhamdulillah, Bontang dijadikan contoh oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran. Anak-anak kita sudah melalui proses pelatihan dan penilaian. Mudah-mudahan semuanya lolos dan bisa bekerja di Jepang,” katanya.
Program penempatan pekerja migran terukur ini dinilai menjadi salah satu strategi efektif mengurangi angka pengangguran. Dengan jumlah penduduk Bontang yang relatif kecil, setiap peluang kerja baru dapat memberikan dampak ekonomi yang besar.
“Harapan kita lewat kerja sama ini tidak hanya membuka akses pekerjaan, tetapi juga meningkatkan kompetensi generasi muda Bontang. Sehingga mereka mampu bersaing di pasar kerja global,” tutur Neni.
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah Pemkot Bontang dalam memastikan warganya memiliki akses pekerjaan yang aman, layak, dan memberikan peluang peningkatan kualitas hidup. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















