KEBAKARAN lahan melanda kawasan Teluk Kadere, RT 13, Kelurahan Bontang Lestari, Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (20/8/2026) sore. Api berisiko tinggi karena membakar area yang berada tepat di bawah jaringan kabel listrik milik PLN.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Bontang langsung bergerak cepat sesaat setelah menerima laporan warga. Kobaran api dipadamkan sebelum menjalar ke fasilitas publik utama.
Kepala Dinas Damkartan Kota Bontang, Amiluddin, mengonfirmasi pergerakan personilnya ke lokasi bencana. "Begitu menerima laporan, personel langsung kami kerahkan ke lokasi untuk memastikan api tidak meluas, terlebih posisi kebakaran berada di sekitar jaringan listrik," ujar Amiluddin.
Laporan masuk ke Regu 2 Shift Sore Pos Bontang Lestari (Bonles) pada pukul 16.00 Wita via telepon. Petugas meluncur ke lokasi kejadian hanya dalam waktu dua menit.
Tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pukul 16.17 Wita, Damkartan mengerahkan dua unit armada tangki. Langkah ini diambil untuk menjamin ketersediaan pasokan air selama proses pemadaman berlangsung.
Tantangan terbesar di lapangan adalah angin kencang yang bertiup di sekitar kawasan Teluk Kadere. Faktor cuaca ini berpotensi besar mempercepat penyebaran kobaran api menuju kabel listrik PLN.
"Angin kencang tentu menjadi perhatian petugas di lapangan karena berpotensi membuat api lebih cepat menjalar. Penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan kondisi sekitar," tutur Amiluddin.
Operasi pemadaman tuntas pada pukul 18.10 Wita tanpa kendala berarti. Keberhasilan ini didukung penuh oleh sinergi Regu 2 dan Regu 1 Pos Bonles di bawah pendampingan teknis dari PLN, Bhabinkamtibmas Bontang Lestari, serta Ketua RT 13.
Kehadiran tim PLN di lokasi memastikan keandalan arus listrik serta keselamatan para petugas selama memadamkan lahan yang terbakar.
"Keterlibatan pihak terkait sangat membantu petugas di lapangan, terutama karena lokasi kebakaran berada dekat dengan jaringan listrik," ucap Amiluddin.

Perkuat Sinergi TNI-Polri dan Rencana Pos Bersama
Di hari sama, Damkartan Bontang menggelar sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran di Pelataran Polres Bontang. Langkah ini memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran lahan yang makin tinggi.
Kegiatan pelatihan dihadiri Danki Damkar Bontang Norman dan Inspektur Damkar Nyoto Siswoyo. Personel Satuan Samapta Polres Bontang dibekali praktik penanganan kebakaran serta pengoperasian alat pemadam.
Pelatihan bersama ini menjadi landasan strategis pembentukan Pos Bersama yang melibatkan Damkar, Polri, dan TNI. Skema ini disiapkan untuk mempercepat respons penanganan darurat kebakaran di seluruh wilayah Kota Bontang.
"Peningkatan kapasitas personel lintas instansi merupakan langkah penting. Dengan memahami penggunaan peralatan, personel di lapangan dapat memberikan respons awal dengan cepat dan tepat," jelas Amiluddin.
Kerja sama lintas sektoral ini diharapkan mampu menekan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara efektif serta menjaga keselamatan warga. (*)















