PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyerahkan penganugerahan Lomba Desa Wisata Kaltim 2026 sekaligus menandatangani kerja sama lintas sektor dalam rangkaian Kaltim Expo di Atrium Big Mall Samarinda, Kamis (20/8/2026).
Langkah strategis ini menegaskan komitmen Pemprov Kaltim untuk menjadikan desa wisata Kalimantan Timur sebagai penggerak ekonomi baru berbasis potensi lokal.
Dalam ajang tingkat provinsi tersebut, Desa Wisata Klempang Sari dari Kabupaten Paser berhasil menyabet gelar Juara 1 Utama. Posisi kedua diraih Desa Wisata Bangun Rejo (Kutai Kartanegara), disusul Desa Wisata Tanjung Isuy (Kutai Barat) di urutan ketiga.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltim, A.M. Fitra Firnanda, menyatakan bahwa potensi pariwisata di tingkat desa sangat besar. Namun, keterbatasan aksesibilitas masih menjadi tantangan utama yang harus diselesaikan secara bertahap.
"Apresiasi ini menjadi bukti bahwa desa-desa di Kaltim mampu menghadirkan destinasi unggulan yang menarik dan bermanfaat bagi masyarakat," ujar Firnanda saat memberikan arahan resmi.
Ia mengakui bahwa keindahan alam dan budaya di berbagai sudut Bumi Etam sering kali belum terjangkau secara optimal akibat kendala infrastruktur. Karena itu, Pemprov Kaltim menempatkan konektivitas jalan menuju titik-titik pariwisata sebagai program prioritas pembangunan daerah.
Kepala Dinas Pariwisata Kaltim, M. Faisal, menjelaskan bahwa saat ini Kalimantan Timur baru memiliki 122 desa wisata dari total 841 desa yang tersebar di sepuluh kabupaten dan kota.
Meskipun jumlah tersebut masih menyasar sebagian kecil dari total desa, Faisal menekankan pentingnya kreativitas dan kerja sama antarinstansi. Keterbatasan anggaran daerah tidak boleh menghentikan laju pengembangan sektor pariwisata.
"Tidak mungkin desa wisata berkembang jika hanya mengandalkan satu pihak. Sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, pemerintah desa, hingga pelaku usaha adalah kunci keberlanjutan ekosistem ini," kata Faisal.
Daftar Lengkap Pemenang Lomba Desa Wisata Kaltim 2026
Selain tiga pemenang utama, Dinas Pariwisata Kaltim juga memberikan penghargaan khusus kepada tujuh desa berdasarkan keunggulan tematik masing-masing:
Juara Utama 1: Desa Wisata Klempang Sari (Kabupaten Paser)
Juara Utama 2: Desa Wisata Bangun Rejo (Kabupaten Kutai Kartanegara)
Juara Utama 3: Desa Wisata Tanjung Isuy (Kabupaten Kutai Barat)
Kategori Pemberdayaan Masyarakat: Desa Sangkuliman (Kabupaten Kutai Kartanegara)
Kategori Ekowisata Bahari: Kampung Teluk Harapan (Kabupaten Berau)
Kategori Agrowisata: Desa Bhuana Sari Bumi Rapak (Kabupaten Kutai Timur)
Kategori Pedalaman dan Adat: Kampung Lutan (Kabupaten Mahakam Ulu)
Kategori Budaya: Desa Wisata Pampang (Kota Samarinda)
Kategori Kreatif: Desa Wisata Satimpo Indah (Kota Bontang)
Kategori Konservasi Mangrove: Kampung Hendrawisata Pesona Mangrove (Kota Balikpapan)
Penghargaan ini diharapkan menjadi pendorong bagi desa-desa lain di Kalimantan Timur untuk menggali potensi ekonomi mandiri, memperluas lapangan kerja, serta melestarikan warisan alam dan budaya lokal secara konsisten. (*)















