HARI pertama pelaksanaan Job Fair Bontang 2026 langsung dipadati 887 pencari kerja yang memperebutkan 417 posisi lowongan pekerjaan dari puluhan perusahaan peserta. Pendaftaran yang berlangsung secara daring melalui aplikasi Teman Naker milik Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang tersebut didominasi oleh para lulusan baru.
Antusiasme tinggi ini terlihat sejak dibukanya bursa kerja yang dijadwalkan berlangsung selama empat hari di Gedung Serba Guna Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim. Ribuan pengakses aplikasi membuat lalu lintas pendaftaran digital bergerak sangat cepat sejak jam pertama pembukaan.
Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Bontang, Takdir Mannang, mengonfirmasi tingginya partisipasi masyarakat dalam bursa kerja tahunan ini.
Berdasarkan rekapan data sistem pada hari pertama, pendaftar terdiri dari kelompok laki-laki dan perempuan dengan latar belakang pendidikan yang beragam.
"Dari data hari pertama, ada 887 pelamar. Terdiri dari 654 laki-laki dan 233 perempuan. Rata-rata yang mendaftar merupakan lulusan baru, baik dari sekolah maupun perguruan tinggi," ujar Takdir saat ditemui di lokasi kegiatan.
Takdir menjelaskan, motif para peserta yang datang ke Job Fair Bontang 2026 tidak sepenuhnya sama. Selain pencari kerja yang mengincar status karyawan tetap, sebagian pelamar memanfaatkan momentum ini untuk mengakses program magang industri sebagai batu loncatan karier.
Dari ratusan posisi yang dibuka, proyek pembangunan pabrik soda ash milik PT Pupuk Kaltim menjadi pusat perhatian utama para pendaftar. Tiga perusahaan kontraktor yang terlibat dalam proyek strategis tersebut membuka puluhan formasi teknis di lapangan.
Ketiga kontraktor tersebut meliputi PT Samudra Sumber Perkasa, PT Nigas Jaya Tehnik, dan PT Mega Perkasa Jaya. Formasi yang dibuka mencakup posisi teknis seperti Reviter, Rigger, Scaffolder, General Worker, hingga Operator Boom Lift.
"Untuk proyek soda ash saja ada 73 lowongan yang disiapkan dari tiga perusahaan. Mereka akan ditempatkan untuk posisi Reviter, Rigger, Scaffolder, General Worker, dan Operator Boom Lift," ungkap Takdir detail.
Tak hanya formasi pekerjaan kontraktor, program pemagangan yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Kaltim juga mencatatkan angka pendaftaran yang sangat tinggi. Kuota pemagangan sebanyak 70 peserta yang disediakan langsung terisi rapat oleh berkas pendaftar baru.
Tingginya peminat di sektor industri manufaktur dan konstruksi memicu penumpukan pendaftar pada formasi tertentu. Kondisi ini membuat tingkat persaingan di sektor industri menjadi sangat ketat dan kompetitif.
Melihat ketimpangan distribusi pendaftar tersebut, Disnaker Bontang mengimbau para pencari kerja agar tidak hanya terpaku pada sektor industri berat. Peluang di sektor jasa dan perdagangan dinilai masih sangat terbuka lebar.
"Kami berharap para calon pekerja bisa memetakan jenis pekerjaan yang dilamar. Jangan hanya melirik sektor industri. Karena masih banyak lowongan di sektor jasa maupun bidang lainnya selama Job Fair berlangsung," kata Takdir menegaskan.
Ia menambahkan bahwa pemetaan keahlian yang realistis dengan kebutuhan pasar kerja akan memperbesar peluang kelulusan peserta. Keahlian yang variatif di luar bidang teknis industri sejatinya sangat dibutuhkan oleh perusahaan pelayan jasa di Kota Bontang.
"Kalau semua pelamar menumpuk di satu jenis pekerjaan, tentu persaingannya akan jauh lebih berat. Padahal perusahaan di sektor lain juga membutuhkan tenaga kerja dengan berbagai keahlian," tutur Takdir menutup pembicaraan. (*)















