KECELAKAAN beruntun di Jalan Poros Bontang–Samarinda melibatkan empat unit truk di Kilometer 70, Desa Makarti, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Rabu (12/8/2026) malam. Insiden melibat dua kendaraan pengangkut LPG tersebut menyebabkan satu pengemudi dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa yang terjadi sekira pukul 19.00 Wita ini sempat melumpuhkan kelancaran arus lalu lintas di jalur penghubung antarkota tersebut. Meski benturan keras merusak badan kendaraan, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.
Kecelakaan bermula saat truk Hino 500 warna putih bernomor polisi KT 8110 ZU melaju dari arah Samarinda menuju Bontang. Kendaraan yang dikemudikan pengemudi berinisial Rn tersebut melintas di ruas jalan menurun wilayah Desa Makarti.
Saat melintasi turunan, truk diduga mendadak hilang kendali. Kendaraan besar itu kemudian meluncur tak terkendali ke lajur kanan hingga menghantam truk Hino biru KT 8971 LU yang dikemudikan Ag dari arah berlawanan.
Senggolan keras itu tidak langsung menghentikan laju kendaraan. Truk putih terus terdorong maju dan membentur truk Hino merah KT 8356 RO bermuatan tabung LPG yang berada di depannya.
Dampak benturan berantai teresebut mendorong truk muatan LPG menghantam kendaraan lain. Satu unit truk Hino merah tanpa nomor polisi yang juga mengangkut LPG di depannya ikut tertabrak.
Kondisi Korban dan Muatan LPG
Tabrakan beruntun dalam hitungan detik tersebut sempat memicu kekhawatiran warga sekitar. Pasalnya, dua dari empat armada yang terlibat mengangkut muatan bahan mudah terbakar.
Petugas memastikan muatan tabung LPG pada kedua truk tidak mengalami kebocoran yang berpotensi memicu ledakan atau kebakaran. Kendati demikian, benturan fisik kendaraan menimbulkan korban luka.
Pengemudi truk Hino merah KT 8356 RO berinisial Am mengalami luka-luka akibat tekanan benturan di dalam kabin. Petugas Pospol Prangat bersama tim gabungan segera mengevakuasi Am dari lokasi kejadian.
Setelah mendapatkan penanganan medis darurat di fasilitas kesehatan terdekat, korban langsung dirujuk ke rumah sakit di Samarinda untuk perawatan intensif.
Polisi Gelar Olah TKP dan Pendalaman
Aparat kepolisian bertindak cepat mengamankan lokasi guna mencegah kemacetan panjang di jalur poros utama Kaltim tersebut. Seluruh kendaraan yang terlibat disingkirkan dari badan jalan agar arus lalu lintas kembali lancar.
Kapolres Bontang melalui Kasat Lantas Polres Bontang AKP Purwo Asmadi menyatakan pihak penyidik belum menyimpulkan penyebab tunggal dari musibah kecelakaan beruntun ini.
"Kami masih melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam proses pendalaman, sehingga kami tidak ingin mengambil kesimpulan sebelum seluruh fakta di lapangan terverifikasi," ujar AKP Purwo Asmadi saat dikonfirmasi.
Tim Satlantas Polres Bontang meneliti sejumlah faktor teknis dan lingkungan di lokasi kejadian. Analisis fokus pada kontur jalan menurun, posisi tabrakan antarkendaraan, hingga kelayakan armada berbeban berat yang melintas.
Penyelidikan terus berjalan melalui pengumpulan keterangan saksi mata serta pengujian fisik kendaraan yang terlibat. (*)















