KANTOR Imigrasi Bontang memperkuat sinergi antarinstansi dan merangkul UMKM lokal melalui rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (23/8/2026). Momentum tahunan tersebut dikemas lewat jalan santai (fun walk) serta perlombaan permainan tradisional di kawasan Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang.
Agenda diawali dengan jalan santai mengelilingi area sekitar kantor sejak pukul 07.30 WITA. Ratusan peserta yang terdiri atas pegawai, jajaran Dharma Wanita, hingga perwakilan instansi sahabat larut dalam suasana hangat dan akrab.
Sejumlah pimpinan instansi tampak hadir memenuhi undangan, di antaranya Kepala KPU Kota Bontang beserta jajaran, perwakilan Pengadilan Agama Kota Bontang, serta Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang. Keterlibatan lintas lembaga ini menegaskan komitmen bersama dalam merawat jaringan komunikasi di tingkat daerah.
"Kami ingin HUT RI tahun ini jadi wadah untuk memperkuat kekompakan seluruh pegawai. Selain itu, kami juga membangun jaringan komunikasi yang baik dengan instansi di sekitar Kantor Imigrasi. Sinergi dan kolaborasi ini menjadi modal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Bontang, Khairil Anwar.
Usai melepas lelah dari rute jalan santai, para peserta langsung disuguhi beragam lomba permainan tradisional. Gelak tawa dan semangat kompetisi sehat mewarnai setiap sesi perlombaan yang melibatkan pegawai beserta anggota keluarga.

Khairil menjelaskan, pemilihan permainan tradisional mengandung pesan moral yang mendalam. Warisan budaya Nusantara tersebut menyiarkan nilai kejujuran, sportivitas, semangat gotong royong, hingga kerja sama tim.
"Keberhasilan sebuah instansi tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individu, tetapi juga kekompakan tim dan kolaborasi dengan berbagai pihak," tutur Khairil menegaskan pentingnya nilai kearifan lokal dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik.
Peringatan kemerdekaan ini juga diwarnai aksi kepedulian sosial terhadap pelaku usaha kecil. Pihak penyelenggara secara khusus mengundang lima pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjajakan kuliner di lokasi acara.
Seluruh produk makanan dan minuman dari para pedagang tersebut diborong oleh pihak Imigrasi untuk dibagikan secara gratis kepada seluruh peserta kegiatan.
"Ada penjual minuman sampai makanan, kami borong dagangannya untuk dibagikan ke setiap peserta," kata Khairil.
Melalui kebersamaan yang terjalin dalam suasana santai ini, jajaran Imigrasi Bontang optimistis koordinasi lintas instansi akan berjalan semakin solid. Sinergi yang kuat diyakini bakal berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat Kota Bontang. (*)















