PUPUK Kaltim meneguhkan komitmennya untuk terus berkontribusi terhadap kedaulatan pangan Indonesia dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Komitmen itu diwujudkan melalui penguatan kinerja, inovasi, keandalan produksi, hingga pengembangan bisnis yang memberi nilai tambah bagi bangsa.
Direktur Utama Pupuk Kaltim, Rafli Yandra, mengatakan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” menjadi dorongan bagi seluruh insan perusahaan untuk terus berkarya dan memperkuat peran strategis Pupuk Kaltim, terutama dalam mendukung ketahanan pangan serta daya saing industri nasional.
Menurut Rafli, Pupuk Kaltim memiliki posisi strategis dalam mendukung kedaulatan pangan karena produk yang dihasilkan menjadi bagian dari rantai produksi pertanian nasional.
Karena itu, perusahaan terus menjaga keandalan produksi secara berkelanjutan, meningkatkan efisiensi, memperkuat distribusi, serta mendorong inovasi agar mampu menjawab kebutuhan sektor pertanian yang terus berkembang.
“Bagi Pupuk Kaltim, semangat kemerdekaan diwujudkan melalui kontribusi nyata. Utamanya memastikan pemenuhan kebutuhan pupuk nasional dalam mendukung produktivitas petani, keberlanjutan sektor pertanian, hingga ketahanan pangan,” ujar Rafli, Senin (17/8/2026).
Kinerja produksi hingga Semester I 2026 juga menunjukkan capaian yang solid. Produksi ammonia mencapai 1.688.024 ton atau 61,61 persen dari target tahunan.
Produksi urea tercatat 2.183.109 ton atau 63,10 persen dari target tahunan. Sedangkan produksi NPK mencapai 197.277 ton atau 61,46 persen.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya Pupuk Kaltim menjaga ketersediaan pupuk sekaligus mendukung kelangsungan produksi pertanian di berbagai wilayah Indonesia.

“Namun, kita tidak boleh berhenti pada pencapaian hari ini. Tantangan ke depan semakin kompleks, sehingga produktivitas, efisiensi, reliability, dan operational excellence harus terus ditingkatkan,” lanjut Rafli.
Revamping Pabrik hingga Ekspansi ke Papua Barat
Penguatan kinerja Pupuk Kaltim tidak hanya dilakukan melalui optimalisasi produksi. Perusahaan juga mengembangkan berbagai program dan inovasi untuk meningkatkan kapasitas sekaligus memperkuat daya saing dalam jangka panjang.
Salah satu langkah yang ditempuh ialah revamping ammonia Pabrik 2. Program tersebut diarahkan untuk meningkatkan keandalan pabrik, efisiensi energi, produktivitas, serta memastikan keberlangsungan operasi di tengah kebutuhan pupuk nasional yang semakin dinamis.
Pupuk Kaltim juga terus mematangkan rencana pembangunan pabrik baru di Fakfak, Papua Barat. Proyek tersebut diarahkan untuk meningkatkan produksi pupuk nasional sekaligus memperkuat perekonomian kawasan timur Indonesia.
Pengembangan pabrik di Fakfak juga sejalan dengan visi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan yang tertuang dalam Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.
Diversifikasi Bisnis Lewat Soda Ash
Penguatan bisnis Pupuk Kaltim juga merambah diversifikasi melalui pengembangan pabrik soda ash dengan kapasitas 300 ribu ton per tahun.
Pengembangan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan memperluas portofolio bisnis sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan produk samping yang tersedia.
“Pengembangan soda ash juga mencerminkan langkah Pupuk Kaltim dalam membangun industri yang lebih terintegrasi dan bernilai tambah. Sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dan memperkuat prinsip keberlanjutan,” terang Rafli.
Kemerdekaan Diperkuat dari Internal Perusahaan
Bagi Pupuk Kaltim, penguatan bisnis tidak dapat dipisahkan dari budaya kerja di internal perusahaan. Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai turnamen internal yang menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan sportivitas antarkaryawan.
Beragam cabang olahraga dan permainan tradisional dihadirkan untuk membuka ruang interaksi di luar rutinitas pekerjaan. Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat kekompakan, komunikasi lintas unit kerja, dan rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar Pupuk Kaltim.
“Nilai-nilai ini sangat penting, karena keberhasilan perusahaan tidak mungkin dicapai secara individual. Tapi butuh kolaborasi dan saling dukung antar seluruh karyawan,” tutur Rafli.

Semangat kemerdekaan juga diperluas melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat. Pupuk Kaltim menjadikan momentum tersebut sebagai ruang interaksi untuk membangun kedekatan dan menghadirkan perayaan kemerdekaan yang inklusif.
Perusahaan menegaskan keberadaannya harus memberi manfaat yang dapat dirasakan masyarakat secara luas. Pupuk Kaltim ingin terus tumbuh bersama masyarakat sekaligus membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan lingkungan sekitar.
“Pupuk Kaltim tidak berdiri sendiri, tapi tumbuh bersama masyarakat. Untuk itu, semangat kemerdekaan juga harus jadi momentum untuk memperkuat hubungan kebersamaan, dan manfaat yang dapat dihadirkan bagi sekitar,” terang Rafli.
Semangat Kemerdekaan dan Solidaritas untuk Korban Bencana
Melalui kinerja optimal dan inovasi berkelanjutan, Pupuk Kaltim menegaskan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus bergerak maju. Fokus tersebut terutama diarahkan pada penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan nasional.
Pupuk Kaltim akan terus memperkuat bisnis inti, meningkatkan keandalan aset, mendorong inovasi, mengembangkan diversifikasi bisnis, serta memperluas kontribusi bagi masyarakat.
“Kemerdekaan harus diisi dengan karya. Untuk itu, Pupuk Kaltim akan terus tumbuh dalam mendukung ketahanan pangan, sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat serta lingkungan secara lebih signifikan. Semangat ini akan terus kami jaga dan tingkatkan ke depannya,” ungkap Rafli.
Pada momentum HUT ke-81 RI, Pupuk Kaltim juga menyampaikan duka cita dan empati kepada para korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) serta masyarakat di berbagai wilayah Indonesia yang terdampak.
Rafli mengatakan solidaritas tersebut menjadi pengingat bahwa semangat kemerdekaan bukan hanya tentang pencapaian dan perayaan, tetapi juga gotong royong untuk saling menguatkan ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.
“Kami turut menyampaikan duka cita mendalam, dan mendoakan seluruh korban bencana di NTT diberi kekuatan, keselamatan, serta ketabahan. Semoga proses pemulihan dapat berjalan baik dan masyarakat terdampak segera kembali bangkit,” tutup Rafli Yandra. (*)















