KAPOLRESTA Balikpapan Kombes Pol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy dipercaya menjadi Komandan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana, Senin (17/8/2026). Penunjukan ini menjadi kehormatan besar sekaligus membawa nama Kalimantan Timur di kancah nasional.
Penetapan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 tersebut mempertegas rekam jejak panjangnya di kepolisian. Perwira kelahiran Tomohon, 22 Februari 1979, itu mengawali kariernya di Korps Brigade Mobil (Korbrimob) Polri usai menyelesaikan pendidikan kepolisian.
Karier Jerrold di kepolisian dimulai di Korbrimob Polri pada rentang 2004 hingga 2009. Selanjutnya, ia memperkuat Satbrimob Polda Metro Jaya sepanjang 2010 hingga 2017.
Usai merampungkan pendidikan Sespimmen, ia kembali bertugas di Korbrimob Polri pada 2018. Pengalaman kewilayahannya makin matang saat dipercaya menjabat Kapolsek Kelapa Gading Polda Metro Jaya pada 2019–2020, lalu Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya pada 2020–2021.
Kepemimpinannya di tingkat pimpinan daerah dimulai saat menjabat Kapolres Kubu Raya Polda Kalimantan Barat pada 2021–2022, dilanjutkan sebagai Kapolres Karanganyar Polda Jawa Tengah pada 2022–2024.
Sebelum memimpin Polresta Balikpapan, ia sempat menduduki posisi Kabagbinkar Biro SDM Polda Jawa Tengah pada 2024–2025.
Deretan Tanda Kehormatan dan Penghargaan
Atas dedikasinya, Jerrold mengantongi sejumlah tanda kehormatan dari Presiden RI, antara lain Satyalencana Pengabdian 8 Tahun pada 2015 dan Satyalencana Pengabdian 16 Tahun pada 2021. Ia juga mengantongi piagam penghargaan dari Kapolri pada 2004 serta penghargaan dari Bupati pada 2021.
Jerrold menegaskan bahwa amanah sebagai Komandan Upacara Penurunan Bendera di Istana bukan sekadar prestasi pribadi. Tugas nasional ini membawa nama besar masyarakat Kalimantan Timur.
"Kini tanggung jawab ini bukan lagi sekadar membawa nama Balikpapan, melainkan kehormatan Provinsi Kalimantan Timur di kancah nasional," ujar Jerrold.
Guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukum Balikpapan tetap terjaga, pelayanan publik diserahkan kepada Wakapolresta sebagai pelaksana tugas harian dengan restu Kapolda Kalimantan Timur. Langkah ini menjamin operasional kepolisian di Kota Balikpapan berjalan optimal selama ia bertugas di Jakarta. (*)















