Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali melangkah dengan langkah pasti. Lewat Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), sebuah program inovatif resmi diluncurkan: SI KUMBANG BONTANG.
Kecamatan Bontang Barat dipilih sebagai lokasi pilot project. Namun program ini bukan sekadar proyek percontohan biasa. Ia lahir dari gagasan besar: membangun ekosistem ekonomi yang tangguh berbasis kolaborasi.
SI KUMBANG sendiri merupakan singkatan dari Strategi Kemitraan antara Usaha Besar dengan Koperasi Merah Putih untuk Pengembangan UMKM.
Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspianur, menyebut SI KUMBANG sebagai langkah nyata menuju kemandirian ekonomi masyarakat.
“SI KUMBANG BONTANG hadir sebagai wujud nyata kolaborasi menuju ekonomi lokal yang tangguh,” ujarnya, Jumat (18/10).
Aspianur menjelaskan, program ini mempertemukan kekuatan usaha besar, koperasi, dan pelaku UMKM dalam satu wadah kemitraan yang saling menguntungkan.
“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan UMKM di Bontang bisa naik kelas, mandiri, dan berdaya saing. Karena UMKM adalah tulang punggung perekonomian kita,” tambahnya dengan optimisme.
Program SI KUMBANG juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan sektor UMKM dan koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.
Di tingkat daerah, inisiatif ini mendukung visi Wali Kota Bontang “Bontang Berbenah”, yang menitikberatkan pada tiga pilar utama: transformasi, kolaborasi, dan inovasi.
Lebih dari sekadar program kemitraan, SI KUMBANG BONTANG diharapkan menjadi inspirasi inovasi daerah. Semangatnya terangkum dalam slogan yang mudah diingat: “Kemitraan Kuat, Ekonomi Hebat.”
Melalui SI KUMBANG, Pemkot Bontang berharap bisa menyalakan semangat baru bagi pelaku usaha kecil menengah. Bahwa ekonomi yang kuat tak lahir dari persaingan, melainkan dari kemitraan yang solid dan saling menguatkan. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















