Pranala.co, PANGKEP – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pangkep (PU Pangkep) mengalokasikan anggaran sebesar Rp23,7 miliar untuk pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Dari jumlah tersebut, Rp9,5 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Fokus utama anggaran ini diarahkan pada penanganan jalan rusak di sejumlah wilayah. Namun, karena keterbatasan dana akibat kebijakan efisiensi, hanya 12 titik yang dapat diprioritaskan untuk perbaikan menyeluruh.
Kepala Dinas PU Pangkep, Andi Irwan, mengungkapkan bahwa pihaknya sebenarnya mengusulkan sekitar 38 titik jalan rusak untuk diperbaiki. Perbaikan mencakup pengaspalan maupun pengecoran beton secara menyeluruh.
"Kalau untuk perbaikan aspal atau beton satu badan jalan, kami memang mengusulkan kurang lebih 38 titik. Sementara untuk jalan yang berlubang, itu pasti akan kami tangani semua. Namun karena keterbatasan anggaran akibat efisiensi, maka yang bisa kami prioritaskan tahun ini hanya 12 titik," jelas Andi Irwan kepada pranala.co, Kamis (26/2/2026).
Salah satu ruas jalan yang masuk daftar prioritas adalah jalan di Desa Tabo-Tabo, tepatnya jalur Padakki menuju arah Tabo-Tabo Selatan, Kecamatan Bungoro. Kondisi jalan yang selama ini dikeluhkan warga diharapkan dapat segera tertangani.
Namun, Andi Irwan menyebutkan bahwa anggaran untuk ruas jalan tersebut hanya Rp450 juta. Dengan nilai tersebut, pengerjaan belum tentu dapat dilakukan secara menyeluruh.
"Ya, salah satunya di Desa Tabo-Tabo, tepatnya Padakki menuju arah Tabo-Tabo Selatan. Tapi belum bisa kami pastikan akan dikerjakan secara keseluruhan, karena jatah anggarannya hanya sebesar Rp450 juta," tambahnya.
Meski demikian, Andi Irwan memastikan bahwa penanganan jalan berlubang tetap menjadi perhatian utama agar tidak membahayakan pengguna jalan. Dinas PU Pangkep juga berharap dukungan masyarakat terkait skala prioritas pembangunan yang ditetapkan.
Kebijakan ini diambil mengingat kondisi fiskal daerah yang menuntut penyesuaian program. Dengan anggaran yang ada, Pemkab Pangkep menargetkan perbaikan infrastruktur jalan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pedesaan. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















