• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 22, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

‘War Ticket’ Haji Masih Dikaji, Pemerintah Cari Cara Pangkas Antrean 26 Tahun

Suriadi Said by Suriadi Said
11 April 2026 | 11:21
Reading Time: 2 mins read
0
'War Ticket' Haji Masih Dikaji, Pemerintah Cari Cara Pangkas Antrean 26 Tahun

Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak. [dok Kemenhaj]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

WACANA penerapan sistem “War Ticket” dalam penyelenggaraan ibadah haji menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat. Namun, pemerintah menegaskan bahwa konsep tersebut belum menjadi kebijakan resmi dan tidak akan diterapkan dalam waktu dekat.

Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa istilah “War Ticket”—yang merujuk pada sistem pembelian atau perebutan tiket haji secara langsung—masih sebatas gagasan awal.

PILIHAN REDAKSI

Jemaah Haji Bawa Rokok Lebih 200 Batang Akan Dimusnahkan Dua Jemaah Haji asal Kalimantan Timur Wafat di Tanah Suci Jemaah Haji Kloter Pertama dari Balikpapan Tiba di Tanah Air, Disambut Meriah di Bandara SAMS Sepinggan

Jemaah Haji Bawa Rokok Lebih 200 Batang Akan Dimusnahkan

21 April 2026 | 18:51
INFOGRAFIS: Pembagian Kloter Jemaah Haji 2026

INFOGRAFIS: Pembagian Kloter Jemaah Haji 2026

18 April 2026 | 23:56

“Ini bukan kebijakan tahun ini. Jangan disalahartikan. Itu masih wacana yang sedang kami rumuskan,” ujar Dahnil saat menutup Rapat Kerja Nasional Kementerian Haji dan Umrah di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, mengutip Antara.

Dahnil menjelaskan, munculnya istilah “War Ticket” tidak lepas dari upaya pemerintah melakukan transformasi sistem perhajian nasional. Tujuannya adalah memperpendek masa tunggu keberangkatan haji yang saat ini rata-rata mencapai 26,4 tahun.

Menurutnya, pemerintah sedang mencari formulasi terbaik agar antrean panjang bisa dipangkas, bahkan diharapkan dapat dihilangkan di masa mendatang.

“Ini bagian dari upaya transformasi agar antrean haji bisa dipersingkat, bahkan kalau memungkinkan ditiadakan,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang dirancang harus tetap mempertimbangkan keadilan bagi calon jemaah yang telah lebih dulu mendaftar dan menunggu bertahun-tahun.

Wacana “War Ticket” memicu beragam respons, terutama di media sosial. Sejumlah pihak menyuarakan kekhawatiran bahwa sistem tersebut berpotensi menyulitkan masyarakat di daerah, khususnya yang memiliki keterbatasan akses teknologi digital.

Selain itu, muncul pula pertanyaan terkait nasib calon jemaah yang telah mengantre hingga puluhan tahun, termasuk potensi munculnya praktik percaloan jika sistem tersebut diterapkan tanpa pengawasan ketat.

Di sisi lain, ada pula yang mendukung gagasan tersebut. Mereka menilai sistem ini bisa menjadi solusi bagi calon jemaah lanjut usia agar dapat berangkat lebih cepat tanpa harus menunggu terlalu lama.

Pendukung juga mengaitkan konsep ini dengan prinsip istithaah—kemampuan seseorang dalam menunaikan ibadah haji, baik dari sisi fisik, mental, maupun finansial.

Pemerintah memastikan bahwa wacana “War Ticket” masih dalam tahap awal dan belum dibahas secara intens sebagai kebijakan konkret.

“Nah, salah satu yang sedang kami pikirkan dan formulasikan adalah konsep yang disebut ‘War Ticket’ itu,” ujar Dahnil.

Dengan berbagai pertimbangan yang ada, pemerintah menegaskan akan berhati-hati dalam merumuskan kebijakan baru di sektor haji. Tujuannya, agar setiap perubahan tetap menjunjung asas keadilan, aksesibilitas, dan kepastian bagi seluruh calon jemaah di Indonesia. [ant]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Ibadah HajiJemaah Haji
Previous Post

Jadwal Lengkap SPMB Bontang 2026 dari Jalur Disabilitas hingga Prestasi

Next Post

Kaltim Targetkan Nol Anak Putus Sekolah 2027, Sistem Belajar Dibuat Lebih Fleksibel

BACA JUGA

Penyelundupan Ratusan Kayu Ulin Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Semayang Balikpapan

Penyelundupan Ratusan Kayu Ulin Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Semayang Balikpapan

21 April 2026 | 22:30
Bontang Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Mutasi ASN

Bontang Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Mutasi ASN

21 April 2026 | 21:35
Kelangkaan BBM, DPRD Kutim Desak SOP Disusun 30 Hari

Kelangkaan BBM, DPRD Kutim Desak SOP Disusun 30 Hari

21 April 2026 | 21:15
Proyek RS Sayang Ibu Balikpapan Dihentikan, Tunggu Hasil Audit BPK

Proyek RS Sayang Ibu Balikpapan Dihentikan, Tunggu Hasil Audit BPK

21 April 2026 | 20:11
Kartu Bontang Pintar Dibatalkan, Anggaran Dialihkan ke Bantuan Eksisting Dua Tahun Penentuan, Bontang Pasang Target Berani Nol BABS 2027

Kartu Bontang Pintar Dibatalkan, Anggaran Dialihkan ke Bantuan Eksisting

21 April 2026 | 20:08
Polisi Amankan Penyulut Bom Asap saat Demo di Kantor Gubernur Kaltim

Polisi Amankan Penyulut Bom Asap saat Demo di Kantor Gubernur Kaltim

21 April 2026 | 17:21
Next Post
Kaltim Targetkan Nol Anak Putus Sekolah 2027, Sistem Belajar Dibuat Lebih Fleksibel WAJAR Diterapkan di Bontang, Satpol PP Tindak Tegas Pelajar Keluyuran

Kaltim Targetkan Nol Anak Putus Sekolah 2027, Sistem Belajar Dibuat Lebih Fleksibel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

15 April 2026 | 14:25
Dari Kaliorang dan Sangatta Kutim, Mereka Mengetuk Panggung Nasional

Dari Kaliorang dan Sangatta Kutim, Mereka Mengetuk Panggung Nasional

19 April 2026 | 18:29
Daftar Lengkap 145 Pejabat Bontang yang Dilantik, Ini Nama dan Jabatannya

Daftar Lengkap 145 Pejabat Bontang yang Dilantik, Ini Nama dan Jabatannya

21 April 2026 | 11:15
LIVE: Aksi Massa 21 April di Samarinda, Kaltim Tiga Tuntutan Aksi 21 April di Samarinda: Angket DPRD, Evaluasi Anggaran, Pengawasan

LIVE: Aksi Massa 21 April di Samarinda, Kaltim

21 April 2026 | 12:34
7 Tempat Wisata di Balikpapan yang Paling Dicari Wisatawan, dari Hutan Alami hingga Pantai Favorit

7 Tempat Wisata di Balikpapan yang Paling Dicari Wisatawan, dari Hutan Alami hingga Pantai Favorit

18 April 2026 | 09:11

Terbaru

Program Jemput Bola "Jebol" PBB Bontang Diserbu Warga, Partisipasi Meningkat

Program Jemput Bola “Jebol” PBB Bontang Diserbu Warga, Partisipasi Meningkat

21 April 2026 | 22:34
Penyelundupan Ratusan Kayu Ulin Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Semayang Balikpapan

Penyelundupan Ratusan Kayu Ulin Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Semayang Balikpapan

21 April 2026 | 22:30
Poster Unik Warnai Aksi 214 di DPRD Kaltim

Poster Unik Warnai Aksi 214 di DPRD Kaltim

21 April 2026 | 21:53
Bontang Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Mutasi ASN

Bontang Gunakan Kecerdasan Buatan untuk Mutasi ASN

21 April 2026 | 21:35
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved