Pranala.co, SANGATTA – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menegaskan pentingnya pemerintahan desa yang bersih dan transparan. Pesan itu ia sampaikan saat melantik Faturrahman sebagai Kepala Desa (Kades) Pengganti Antar Waktu (PAW) Desa Benua Baru Ulu (BBU), Kecamatan Sangkulirang, Kamis (28/8/2025).
Pelantikan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Sangkulirang. Dalam sambutannya, Mahyunadi mengingatkan bahwa jabatan kades adalah amanah besar. Bukan hanya soal pembangunan, tapi juga pelayanan kepada masyarakat.
“Saya tidak pernah tahu siapa kades yang mendukung kami di Pilkada. Yang penting sekarang, jalankan pemerintahan secara bersih, transparan, dan bertanggung jawab,” tegas Mahyunadi.
Menurutnya, kades merupakan ujung tombak dalam mewujudkan visi dan misi Bupati serta Wakil Bupati Kutim selama lima tahun ke depan. Karena itu, setiap kades wajib bersinergi dengan program pembangunan yang sudah direncanakan.
“Posisi kades sangat strategis. Kalau pemerintah desa kuat, pelayanan publik juga lebih cepat dan merata,” ujarnya.
Mahyunadi mengungkapkan, baru empat hari sebelumnya ia menandatangani surat tugas untuk Inspektorat. Isinya, melakukan pemeriksaan terhadap seluruh kepala desa di Kutim.
Ia menegaskan, langkah itu bukan persoalan politik, melainkan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Dengan begitu, program pembangunan bisa berjalan lancar tanpa hambatan.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga memberikan peringatan keras. Setiap temuan penyalahgunaan anggaran desa akan ditindak tegas.
“Kalau ada yang terbukti menyalahgunakan anggaran, wajib dikembalikan. Kalau tidak, kasusnya akan kami serahkan ke aparat penegak hukum. Jadi, jalankanlah tugas dengan baik agar tidak berurusan dengan hukum,” tandasnya.
Pelantikan Kades BBU ini dihadiri unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi masyarakat setempat. Kehadiran mereka menjadi penanda dukungan penuh agar pemerintahan desa berjalan baik dan bersih. (HAF)















