KUTAI Timur tidak lagi ingin sekadar ikut meramaikan. Menjelang Pekan Olahraga Provinsi VIII Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) di Kabupaten Paser, November 2026, daerah ini memasang target tegas: menembus tiga besar, dengan menurunkan kontingen penuh di 64 cabang olahraga.
Target itu mengemuka dalam rapat pemantapan kontingen di Kantor Bupati Kutim, Kamis (30/4/2026). Wakil Bupati Kutim Mahyunadi yang memimpin rapat menyebut, kali ini bukan sekadar partisipasi, melainkan pembuktian hasil pembinaan atlet selama ini.
“Minimal kita peringkat ketiga. Atlet harus tampil maksimal dan menjaga sportivitas,” kata Mahyunadi.
Ambisi tersebut tidak datang tanpa alasan. Pada Porprov VII di Berau, Kutim berada di posisi keempat—hasil yang dinilai belum mencerminkan potensi yang dimiliki. Evaluasi dari capaian itu kini menjadi dasar pembenahan, terutama pada aspek teknis dan koordinasi.
Jumlah cabang olahraga yang diikuti juga menjadi sinyal keseriusan. Dengan turun di 64 cabor, Kutim praktis memasang kekuatan penuh. Namun, strategi ini juga membawa konsekuensi: kebutuhan logistik lebih besar, koordinasi lebih kompleks, dan tuntutan konsistensi performa atlet di banyak arena sekaligus.
Rapat pemantapan mengerucut pada sejumlah isu krusial. Validasi data atlet dan ofisial menjadi perhatian awal untuk menghindari masalah administratif. Di sisi lain, kesiapan akomodasi dan transportasi selama di Paser turut dibahas, termasuk pengawasan kondisi fisik atlet agar tetap prima sepanjang pertandingan.
Pemkab bersama KONI Kutim memastikan dukungan anggaran dan fasilitas tetap tersedia. Namun, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa dukungan saja tidak cukup tanpa eksekusi yang rapi di lapangan.
Di tengah persaingan antardaerah yang kian ketat, target tiga besar bagi Kutim menjadi ujian konsistensi sekaligus manajemen tim. Apakah kekuatan di 64 cabang olahraga mampu berbanding lurus dengan raihan medali, akan sangat ditentukan oleh kesiapan detail yang kini sedang dimatangkan. [RE]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















