Terdesak Utang jadi Kurir Sabu

IMG 20220513 133832
Konferensi pers terkait pengungkapan peredaran sabu dengan berat total 12,98 gram, Jumat (13/5/2022)

pranala.co – Pria berinisial SA harus sekaligus kurir sabu diringkus Satresnarkoba Polresta Balikpapan di di kawasan Jalan MT Haryono, Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (11/5/2022).

Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, Kompol Roganda menerangkan, pelaku berusia 32 tahun itu dilumpuhkan di lokasi saat hendak melancarkan operandinya.

“Diperiksa ditempat, dari pelaku mengantongi sabu seberat 11,75 gram. Kemudian tim opsnal reserse narkoba melanjutkan penggeledahan di rumah tersangka,” ujar Roganda, Jumat (13/5/2022).

BACA JUGA: Yuk Icip-Icip Kuliner di Samarinda yang Sajikan Menu Kekinian

Di kediaman tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa sabu seberat 1,23 gram, timbangan digital, dan unit ponsel.

Modus operandinya, SA mendatangkan suplai barang haram tersebut dari seseorang lain yang disapa Babe dari Samarinda. Mereka janjian di tempat tertentu, Babe menjatuhkan pesanan tersebut di lokasi yang sudah disepakati untuk kemudian nanti diambil oleh SA.

Setelah diambil SA, sambung Roganda, paket sabu tersebut kemudian dibawa dan ditimbang oleh SA untuk dipecah ke dalam beberapa poket kecil.

Setelahnya, dia akan berjanjian lagi dengan Babe untuk berkoordinasi soal lokasi poket itu akan di drop lagi dengan sistem jejak.

BACA JUGA: Mulai Sasar Mahasiswa, Komunitas Mariyuana Muncul di Samarinda

“Tapi untuk AN alias Babe ini masih dalam penyelidikan. Dia sudah masuk dalam DPO kita,” imbuh Roganda.

Berdasarkan pengakuan SA, profesi kurir sabu ini sudah ia jalani beberapa waktu terakhir lantaran terdesak alasan utang.

Kata Roganda, SA mengaku tidak pernah bertemu dengan Babe. Namun dia sudah empat kali mendatangkan suplai sabu tersebut.

Atas perbuatannya, SA dijerat Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 6 tahun hingga 20 tahun. (js/id)

More Stories
andi harun 2
PPKM Samarinda: Pintu Masuk Kota Diperketat