Menu

Mode Gelap

Bontang · 19 Mei 2022 11:10 ·

Jual Sabu ke Nelayan, Transaksi di Pelelangan Ikan Tanjung Limau


					Pelaku R beserta barang bukti diamankan di Sat Polairud Polres Bontang usai kepergok jual sabu ke nelayan di PPI Tanjung Limau. (Dok Polres Bontang) Perbesar

Pelaku R beserta barang bukti diamankan di Sat Polairud Polres Bontang usai kepergok jual sabu ke nelayan di PPI Tanjung Limau. (Dok Polres Bontang)

Total ada 22 poket sabu seberat 16,79 gram. Barang bukti lainnya juga turut diamankan, seperti satu sendok, plastik klip, satu timbangan digital, dua bong (alat isap), serta dua korek gas.

pranala.co – Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) di kawasan Tanjung Limau, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur, dijadikan sebagai lokasi transaksi penjualan narkotika jenis sabu-sabu. Sasarannya para nelayan setempat.

Transaksi itu diketahui jajaran Sat Polairud Polres Bontang berdasarkan laporan masyarakat. Kejadian terjadi Rabu (18/5/2022) pukul 16.00 Wita.

Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasi Humas Iptu Mandiyono mengatakan, usai mendapat informasi orang yang dicurigai, polisi kemudian menggeledah tubuh seorang pria berisinial R.

BACA JUGA: Beli Seragam Rp 600 Ribu, Sambangi Polda Kaltim, Polisi Gadungan Ini Masuk Bui

Hasilnya didapati satu poket sabu-sabu yang dibungkus di dalam tisu dan diletakkan di dalam plastik putih.

“Barang bukti sempat dilempar ke laut oleh pelaku. Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke rumah kontrakan pelaku dan disaksikan Ketua RT setempat serta pemilik kontrakan,” kata Mandiyono.

Hasilnya, polisi menemukan satu bungkus plastik klip berisi tujuh poket sabu yang disimpan di atas lemari kamar. Lalu ada pula 14 poket lainnya yang disimpan di tempat berbeda.

BACA JUGA: Satpol Samarinda Tertibkan 19 Pengemis Berkostum Badut

Total ada 22 poket sabu seberat 16,79 gram. Barang bukti lainnya juga turut diamankan, seperti satu sendok, plastik klip, satu timbangan digital, dua bong (alat isap), serta dua korek gas.

“Pelaku sudah menjalankan aksinya selama empat bulan terakhir. Kini sudah kami amankan di Sat Polairud untuk penyidikan lebih lanjut,” terangnya.

Atas perbuatannya, pria 28 tahun itu dijerat Pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 4-12 tahun dan denda Rp 800 juta hingga Rp 8 miliar. (bms)

Artikel ini telah dibaca 170 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Oknum Pejabat Bontang Tersandung Kasus Narkoba Dapat Penangguhan Tahanan

5 Juli 2022 - 19:15

oknum pejabat

6.024 Usia Pemula di Bontang Belum Perekaman KTP-el

5 Juli 2022 - 18:04

pranala. 1

Kaltim “Blackout”, Sinyal Ponsel Ikut Hilang

5 Juli 2022 - 16:50

blackout

Jebola Peduli, Layanan bagi Warga Sakit dan Lansia di Bontang

5 Juli 2022 - 09:13

Jebola Peduli Layanan bagi Warga Sakit dan Lansia di Bontang

“Pelanduk Sakti”, Pelayanan Tanpa Antre ala Disdukcapil Bontang

5 Juli 2022 - 07:08

Pelanduk Sakti Pelayanan Tanpa Antre ala Disdukcapil Bontang

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kaltim Selasa 5 Juli 2022

5 Juli 2022 - 06:15

suasana bmkg
Trending di Kaltim