Pranala.co
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
Pranala.co
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Setop Boros Pangan! Sampah Makanan di Bontang Tembus 15 Ribu Ton

Suriadi Said Editor Suriadi Said
18 November 2025 | 22:36
Reading Time: 2 mins read
0
Setop Boros Pangan! Sampah Makanan di Bontang Tembus 15 Ribu Ton Banjir Sampah Ancam Kaltim, 57 Persen Tak Terkelola Optimal

Ilustrasi aktivitas TPA Bontang Lestari.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) mulai bergerak menekan boros pangan. Pemerintah kota, melalui Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan, dan Pertanian (DKP3), meluncurkan gerakan Food Bank.

Arah geraknya, mengubah cara pandang masyarakat terhadap makanan berlebih. Dari yang semula dibuang, menjadi sesuatu yang dimanfaatkan.

BACA JUGA

Tiga Ketua Baru PAC Pemuda Pancasila Bontang Terpilih untuk Periode 2025–2028

SPPG Bontang Selatan 5 Resmi Beroperasi, Siap Layani 1.013 Pelajar Setiap Hari

Badak LNG Running Event 5K Semarakkan Bontang, Momentum 51 Tahun Badak LNG dan Optimisme Kebangkitan Industri

RTH Bontang Tembus 58 Persen, Wali Kota Dorong Gerakan “One Man Five Tree”

Gerakan ini menjadi program prioritas Pemkot Bontang. Kepala DKP3, Ahmad Aznem menyebut banyak makanan layak konsumsi yang selama ini berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Padahal makanan itu masih bisa membantu banyak orang.

“Yang kita donasikan itu makanan layak. Bukan sisa,” ujar Aznem, didampingi Kabid Ketahanan Pangan Debora Kristiani, Jumat (14/11/2025).

“Banyak makanan sebenarnya masih bisa dimanfaatkan untuk panti asuhan atau masyarakat yang membutuhkan. Sayang kalau langsung jadi sampah.”

Data dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) memperkuat keprihatinan itu. Sebanyak 40 persen sampah yang masuk TPA adalah sampah pangan. Dalam setahun jumlahnya mencapai 15 ribu ton. Angka yang cukup untuk menjadi alarm bahwa pola konsumsi masyarakat harus berubah.

Food Bank tidak hanya bicara donasi makanan layak. Gerakan ini juga mendorong agar makanan yang sudah tidak layak tetap bisa bernilai guna. Bisa jadi pakan ternak. Bisa untuk ikan. Bisa diolah menjadi maggot yang kemudian dipakai lagi sebagai pakan. Bahkan bisa berubah menjadi kompos untuk urban farming.

Aznem menegaskan, pengurangan sampah pangan tak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Butuh banyak tangan. Perguruan tinggi. Perusahaan. Hotel. Restoran. Komunitas. Semua harus bergerak.

“Ini gerakan bersama. Bagaimana kita bisa stop boros pangan. Makanan layak kita donasikan, sisanya kita manfaatkan,” tegasnya.

Beberapa perusahaan mulai turun tangan. Salah satunya PKT, melalui anak usahanya, yang berkomitmen menyalurkan makanan layak ke program Food Bank. DKP3 mengambil peran sebagai penghubung antara penyumbang dan penerima agar distribusinya berjalan lancar.

DKP3 juga berencana menggandeng penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG). Harapannya, makanan layak konsumsi yang tidak tersentuh bisa dikumpulkan kembali untuk dimanfaatkan.

Namun urusan sampah pangan tak cukup hanya dengan mengelola makanan. Edukasi menjadi kunci. DKP3 bersama PKK dan DWP akan menggelar kampanye masif: stop boros pangan dan belanja bijak. Ajakan sederhana namun penting—membeli secukupnya, menghabiskan makanan, dan kreatif mengolah bahan yang ada.

Banner imbauan juga akan dipasang di rumah makan dan titik publik. Tujuannya satu: membuat pesan pengurangan sampah pangan lebih mudah dibaca, lebih mudah diingat.

“Belanja bijak itu penting. Jangan sampai membeli banyak tapi tidak dimanfaatkan,” kata Aznem.

Food Bank mulai diluncurkan akhir tahun lalu. Tahun ini kolaborasinya diperkuat. DKP3 berharap volume sampah makanan di TPA bisa turun signifikan. Tapi lebih dari itu, mereka ingin menghadirkan budaya baru di Bontang: **menghargai makanan sejak dari sumbernya**.

“Setiap makanan yang terselamatkan bukan hanya mengurangi sampah. Tapi juga menjadi berkah bagi mereka yang membutuhkan,” tutup Aznem. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Penulis: Fahrul Razi
Tags: BontangSampah
ShareTweetSend
Previous Post

Solusi Kelebihan Murid, Kutim Ajukan Penambahan Daya Tampung Kelas

Next Post

Perhatian Wali Kota kepada Guru di Bontang

Suriadi Said

Suriadi Said

Related Posts

Tiga Ketua Baru PAC Pemuda Pancasila Bontang Terpilih untuk Periode 2025–2028
Bontang

Tiga Ketua Baru PAC Pemuda Pancasila Bontang Terpilih untuk Periode 2025–2028

7 Desember 2025 | 17:27
SPPG Bontang Selatan 5 Resmi Beroperasi, Siap Layani 1.013 Pelajar Setiap Hari
Bontang

SPPG Bontang Selatan 5 Resmi Beroperasi, Siap Layani 1.013 Pelajar Setiap Hari

7 Desember 2025 | 00:41
Rayakan HUT ke-48, Pupuk Kaltim Salurkan Baksos Rp410 Juta untuk Masyarakat Bontang
Bontang

Rayakan HUT ke-48, Pupuk Kaltim Salurkan Baksos Rp410 Juta untuk Masyarakat Bontang

7 Desember 2025 | 00:08
Badak LNG Running Event 5K Semarakkan Bontang, Momentum 51 Tahun Badak LNG dan Optimisme Kebangkitan Industri
Bontang

Badak LNG Running Event 5K Semarakkan Bontang, Momentum 51 Tahun Badak LNG dan Optimisme Kebangkitan Industri

6 Desember 2025 | 09:03
RTH Bontang Tembus 58 Persen, Wali Kota Dorong Gerakan “One Man Five Tree” Kendaraan di Kaltim Tembus 3,3 Juta, Penerimaan Pajak Kendaraan Baru 44 Persen Kendaraan di Kaltim Tembus 3,3 Juta, Pajak Kendaraan Baru 44 Persen Investasi di Bontang Sentuh Rp465 Miliar, Tenaga Kerja Lokal Mendominasi
Bontang

RTH Bontang Tembus 58 Persen, Wali Kota Dorong Gerakan “One Man Five Tree”

5 Desember 2025 | 18:38
Donasi Dibuka! PP Bontang Ajak Warga Bantu Korban Longsor dan Banjir Bandang di Aceh dan Sumatera
Bontang

Donasi Dibuka! PP Bontang Ajak Warga Bantu Korban Longsor dan Banjir Bandang di Aceh dan Sumatera

5 Desember 2025 | 13:07
Next Post
Meski Anggaran Dipangkas, TPP ASN Bontang Tetap Dipertahankan Perhatian Wali Kota kepada Guru di Bontang

Perhatian Wali Kota kepada Guru di Bontang

Gegara Overkapasitas, 52 Narapidana Dipindahkan dari Rutan Balikpapan ke Samarinda

Gegara Overkapasitas, 52 Narapidana Dipindahkan dari Rutan Balikpapan ke Samarinda

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TERPOPULER

  • Kubangan Lumpur Mengancam Pengendara, Ruas Jalan Bontoa Pangkep Kian Memprihatinkan

    Kubangan Lumpur Mengancam Pengendara, Ruas Jalan Bontoa Pangkep Kian Memprihatinkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dugaan Pelecehan di UINSI Samarinda, Duta Kampus Dilaporkan Mahasiswi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Krisis Air Bersih Intai Bontang, Wali Kota: Sumur Mulai Tak Bisa Disedot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan Poros Tabo-Tabo Kotor Kembali, Warga Keluhkan Debu dan Minimnya Manfaat Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Pastikan Bantuan Hibah untuk Aparat Penegak Hukum Tetap Ada Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
logo

Situs berita yang menampilkan berita dan informasi terkini khususnya seputar Kaltim dan Nasional. Pranala.co, semakin tahu Kalimantan Timur.

TELUSURI

Bontang

Samarinda

Balikpapan

Kaltim

Nasional

Ekonomi

Olahraga

Ragam

Islampedia

Infografis

Video

Kolom

Copyright © 2025Pranala.co. All rights reserved

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

© 2025 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

content-ciaa-0812

Mix Parlay


yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

Togel Online Resmi

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

news

slot mahjong ways

judi bola online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

content-ciaa-0812