• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Mei 24, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Samboja Lestari Kaltim Dikepung Tambang, Rumah 111 Orang Utan di IKN Terancam

Hutan yang Dibangun 20 Tahun Mulai Dijarah

Suriadi Said by Suriadi Said
24 Mei 2026 | 00:14
Reading Time: 3 mins read
0
Samboja Lestari Kaltim Dikepung Tambang, Rumah 111 Orang Utan di IKN Terancam

Foto Kawasan Pusat Rehabilitasi Orang Utan Samboja Lestari

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KAWASAN Pusat Rehabilitasi Orang Utan Samboja Lestari di Kecamatan Samboja Barat, Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), sedang menghadapi ancaman serius.

Benteng hijau yang selama ini menjadi rumah rehabilitasi orang utan dan beruang madu itu kini berada di titik nadir. Tekanan datang berlapis. Mulai dari penebangan liar, aktivitas tambang ilegal, hingga tumpang tindih klaim lahan korporasi.

PILIHAN REDAKSI

Mulai KPC hingga Kobexindo, 9 Perusahaan di Kutim Dapat Rapor Merah Lingkungan 3 perusahaan kembali mendapat nilai merah untuk kedua kalinya Kutim Siaga, PHK dari Sektor Tambang Tak Bisa Diabaikan

Mulai KPC hingga Kobexindo, 9 Perusahaan di Kutim Dapat Rapor Merah Lingkungan

21 Mei 2026 | 19:43
Saat Bontang Mulai Menghitung Dampak IKN Lewat Revisi Tata Ruang

Saat Bontang Mulai Menghitung Dampak IKN Lewat Revisi Tata Ruang

18 Mei 2026 | 21:10

Padahal, kawasan ini bukan hutan biasa. Samboja Lestari merupakan salah satu proyek restorasi ekosistem paling penting di Kalimantan Timur. Sejak 2001, Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) mengubah hamparan alang-alang tandus menjadi hutan muda yang kini menjadi tempat pemulihan satwa liar.

“Yayasan BOS untuk merehabilitasi orang utan dan beruang madu perlu lahan yang cukup sesuai dengan tempat mereka tinggal. Sehingga lahan yang dulunya alang-alang itu kita ubah menjadi hutan,” ujar Manager Regional Yayasan BOS Kaltim, Aldrianto Priadjati mengutip rmol.id, Sabtu (23/5/2026).

Yayasan BOS menyebut seluruh kawasan Samboja Lestari memiliki dasar hukum yang sah melalui Sertifikat Hak Pakai (SHP). Legalitas itu, menurut mereka, menjadi bukti kuat atas pengelolaan kawasan.

Di sisi lain, para perambah kerap mengklaim lahan hanya bermodalkan kuitansi jual beli tanpa dokumen resmi.

Aldrianto mengatakan ancaman mulai terasa sejak 2012. Pohon-pohon yang ditanam bertahun-tahun mulai ditebang satu per satu. Dampaknya tidak sekadar hilangnya tutupan hutan.

Ketersediaan pakan alami bagi orang utan ikut menurun drastis. Satwa yang seharusnya belajar hidup liar justru semakin dekat dengan manusia.

“Dampaknya ketersediaan pakan dan hijauan bagi orang utan sangatlah berkurang banyak. Kondisi orang utannya jadi semakin dekat dengan manusia, sedangkan kita berusaha menjauhkan keberadaan manusia terhadap orang utan biar mereka nantinya bisa dilepasliarkan kembali,” jelasnya.

Bagi satwa rehabilitasi, kedekatan dengan manusia adalah ancaman serius. Orang utan bisa kehilangan insting liar dan gagal dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya.

Yayasan BOS juga menyoroti lemahnya penegakan hukum. Kasus Marten Bauk menjadi contoh yang paling disorot. Ia disebut terlibat dalam penjualan ilegal lahan Samboja Lestari.

Namun hukuman yang dijatuhkan dinilai terlalu ringan. Setelah divonis 1 tahun 3 bulan oleh Pengadilan Negeri Tenggarong, hukumannya dipangkas menjadi hanya 8 bulan oleh Pengadilan Tinggi Samarinda.

Hingga kini, putusan kasasi Mahkamah Agung yang diajukan sejak November 2025 juga belum keluar. Bagi Yayasan BOS, lambannya proses hukum memunculkan kesan pembiaran.

“Kalau ini pembiaran dilakukan cukup lama, dalam artian tidak ada tindakan-tindakan hukum yang berlaku, ini seolah-olah tidak ada kegiatan penanganan dari Yayasan BOS. Kami berharap dari sistem penegakan hukum bisa juga dilakukan,” ungkap Aldrianto.

Persoalan semakin rumit karena munculnya klaim legalitas lain di atas kawasan konservasi tersebut. Sebagian area Samboja Lestari masuk dalam Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Transmigrasi seluas 553,44 hektare.

Belum selesai di situ, izin perkebunan sawit milik PT Alam Jaya Persada juga disebut mencaplok area konservasi hingga 875,11 hektare.

Yayasan BOS mengaku telah menempuh berbagai jalur mediasi bersama pemerintah daerah hingga Otorita IKN. Namun hasilnya belum signifikan.

“Kita juga tempuh semua jalur-jalur mediasi, musyawarah dan lain sebagainya. Namun demikian kami melihat kok belum ada progres yang cukup signifikan untuk sampai sekarang,” katanya.

Di balik konflik lahan dan tekanan ekonomi, ada nasib satwa yang kini berada di ujung ketidakpastian. Saat ini, Samboja Lestari merawat 111 orang utan dan 75 beruang madu.

Yang paling memprihatinkan berada di zona Special Care Unit (SCU), tempat isolasi orang utan yang terindikasi Tuberkulosis (TBC). Sekira 78 orang utan disebut tidak bisa dilepasliarkan karena kondisi kesehatan dan fisik mereka.

Ironisnya, kawasan isolasi itu kini semakin rawan. Aktivitas perambahan disebut hanya berjarak sekitar 300 meter dari lokasi isolasi satwa sakit.

“Untuk isolasi kita sudah menempatkan orang utan itu di daerah yang cukup terpencil, sayangnya itu dari sisi belakang dirambah yang kira-kira berjarak hanya sekitar 300 meter. Ini sangat mengkhawatirkan kalau ini terus dilakukan,” paparnya.

Di tengah ekspansi pembangunan dan industri ekstraktif, Samboja Lestari kini berdiri seperti pulau hijau yang terisolasi.

Hutan yang dibangun dengan peluh selama lebih dari dua dekade itu perlahan dikepung tambang, sawit, jalan, dan beton pembangunan. Padahal kawasan ini berada di bentang alam penting penyangga IKN.

Yayasan BOS berharap pemerintah tetap mempertahankan wilayah itu sebagai hutan lindung, bukan dialihfungsikan menjadi kawasan pangan atau infrastruktur transportasi. [rmol]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Ibu Kota NusantaraOrang UtanTambang Batu Bara
Previous Post

64 Perusahaan di Kaltim Kena Rapor Merah Lingkungan, Tambang dan Sawit Mendominasi

Next Post

Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

BACA JUGA

Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

24 Mei 2026 | 00:33
64 Perusahaan di Kaltim Kena Rapor Merah Lingkungan, Tambang dan Sawit Mendominasi

64 Perusahaan di Kaltim Kena Rapor Merah Lingkungan, Tambang dan Sawit Mendominasi

23 Mei 2026 | 23:57
Andi Harun Bantah Dalangi Aksi 215: Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim RUPS Bankaltimtara Diprotes, Samarinda Tolak Penunjukan Komisaris Utama

Andi Harun Bantah Dalangi Aksi 215: Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim

23 Mei 2026 | 23:09
Pria di Samarinda Tahan Malu 10 Hari, Alat Kelamin Tersangkut Laher Motor

Pria di Samarinda Tahan Malu 10 Hari, Alat Kelamin Tersangkut Laher Motor

23 Mei 2026 | 22:00
Hampir Lolos ke Gorontalo, Maling Motor di Sangkulirang Akhirnya Tertangkap

Hampir Lolos ke Gorontalo, Maling Motor di Sangkulirang Akhirnya Tertangkap

23 Mei 2026 | 20:28
Densus 88 Warning Bontang, TikTok Disebut jadi Jalur Baru Radikalisme Pelajar

Densus 88 Warning Bontang, TikTok Disebut jadi Jalur Baru Radikalisme Pelajar

23 Mei 2026 | 20:18
Next Post
Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

Dari Pulau Kecil di Pangkep, Nur Aulia Tembus Forum Internasional Tiga Negara

18 Mei 2026 | 09:01
Vila di Atas Laut Mulai Ditertibkan, Pemprov Kaltim Khawatir Pesisir Rusak

Vila di Atas Laut Mulai Ditertibkan, Pemprov Kaltim Khawatir Pesisir Rusak

22 Mei 2026 | 21:35
Perda soal Kuota Tenaga Kerja Lokal 80:20 di Kutim Mandul? VIDEO: Pekerja Lokal Dirumahkan, Massa Datangi Pama hingga Kantor Bupati Kutim BREAKING NEWS: Diduga PHK Pekerja Lokal Kutim, PT Pama Didemo Besar-besaran di Sangatta

BREAKING NEWS: Diduga PHK Pekerja Lokal Kutim, PT Pama Didemo Besar-besaran di Sangatta

20 Mei 2026 | 10:16
Menu MBG Belum Datang hingga Siang, Siswa SDN 33 Kalamasue Pangkep Terpaksa Pulang

Menu MBG Belum Datang hingga Siang, Siswa SDN 33 Kalamasue Pangkep Terpaksa Pulang

19 Mei 2026 | 00:23
Warga Bontang Bisa Foto ASN Keluyuran saat Jam Kerja, TPP Terancam Ditahan Duh! ASN Bontang Nongkrong di Kafe saat Jam Kerja

Warga Bontang Bisa Foto ASN Keluyuran saat Jam Kerja, TPP Terancam Ditahan

19 Mei 2026 | 11:38

Terbaru

Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

Banjir Hantui Bontoa Raya Pangkep, Warga Dekat Industri Hidup dalam Ketakutan

24 Mei 2026 | 00:33
Samboja Lestari Kaltim Dikepung Tambang, Rumah 111 Orang Utan di IKN Terancam

Samboja Lestari Kaltim Dikepung Tambang, Rumah 111 Orang Utan di IKN Terancam

24 Mei 2026 | 00:14
64 Perusahaan di Kaltim Kena Rapor Merah Lingkungan, Tambang dan Sawit Mendominasi

64 Perusahaan di Kaltim Kena Rapor Merah Lingkungan, Tambang dan Sawit Mendominasi

23 Mei 2026 | 23:57
Andi Harun Bantah Dalangi Aksi 215: Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim RUPS Bankaltimtara Diprotes, Samarinda Tolak Penunjukan Komisaris Utama

Andi Harun Bantah Dalangi Aksi 215: Ada Upaya Adu Domba dengan Gubernur Kaltim

23 Mei 2026 | 23:09
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

news-1701
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 328000631

article 328000632

article 328000633

article 328000634

article 328000635

article 328000636

article 328000637

article 328000638

article 328000639

article 328000640

article 328000641

article 328000642

article 328000643

article 328000644

article 328000645

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

article 888000061

article 888000062

article 888000063

article 888000064

article 888000065

article 888000066

article 888000067

article 888000068

article 888000069

article 888000070

article 888000071

article 888000072

article 888000073

article 888000074

article 888000075

article 888000076

article 888000077

article 888000078

article 888000079

article 888000080

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 868100051

article 868100052

article 868100053

article 868100054

article 868100055

article 868100056

article 868100057

article 868100058

article 868100059

article 868100060

article 868100061

article 868100062

article 868100063

article 868100064

article 868100065

article 868100066

article 868100067

article 868100068

article 868100069

article 868100070

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

cuaca 898100041

cuaca 898100042

cuaca 898100043

cuaca 898100044

cuaca 898100045

cuaca 898100046

cuaca 898100047

cuaca 898100048

cuaca 898100049

cuaca 898100050

cuaca 898100051

cuaca 898100052

cuaca 898100053

cuaca 898100054

cuaca 898100055

cuaca 898100056

cuaca 898100057

cuaca 898100058

cuaca 898100059

cuaca 898100060

cuaca 898100061

cuaca 898100062

cuaca 898100063

cuaca 898100064

cuaca 898100065

cuaca 898100066

cuaca 898100067

cuaca 898100068

cuaca 898100069

cuaca 898100070

cuaca 898100071

cuaca 898100072

cuaca 898100073

cuaca 898100074

cuaca 898100075

cuaca 898100076

cuaca 898100077

cuaca 898100078

cuaca 898100079

cuaca 898100080

cuaca 898100081

cuaca 898100082

cuaca 898100083

cuaca 898100084

cuaca 898100085

cuaca 898100086

cuaca 898100087

cuaca 898100088

cuaca 898100089

cuaca 898100090

cuaca 898100091

cuaca 898100092

cuaca 898100093

cuaca 898100094

cuaca 898100095

cuaca 898100096

cuaca 898100097

cuaca 898100098

cuaca 898100099

cuaca 898100100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 710000051

article 710000052

article 710000053

article 710000054

article 710000055

article 710000056

article 710000057

article 710000058

article 710000059

article 710000060

article 710000061

article 710000062

article 710000063

article 710000064

article 710000065

article 710000066

article 710000067

article 710000068

article 710000069

article 710000070

article 710000071

article 710000072

article 710000073

article 710000074

article 710000075

article 710000076

article 710000077

article 710000078

article 710000079

article 710000080

article 999990011

article 999990012

article 999990013

article 999990014

article 999990015

article 999990016

article 999990017

article 999990018

article 999990019

article 999990020

article 999990021

article 999990022

article 999990023

article 999990024

article 999990025

article 999990026

article 999990027

article 999990028

article 999990029

article 999990030

article 999990031

article 999990032

article 999990033

article 999990034

article 999990035

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

cuaca 638000001

cuaca 638000002

cuaca 638000003

cuaca 638000004

cuaca 638000005

cuaca 638000006

cuaca 638000007

cuaca 638000008

cuaca 638000009

cuaca 638000010

cuaca 638000011

cuaca 638000012

cuaca 638000013

cuaca 638000014

cuaca 638000015

cuaca 638000016

cuaca 638000017

cuaca 638000018

cuaca 638000019

cuaca 638000020

news-1701