pranala.co – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang merupakan bagian penting dari salah satu pembangunan. Dinas ini berperan sebagai pihak yang diamanatkan untuk menanggulangi permasalahan pengangguran, perluasan kesempatan kerja, peningkatan kualitas tenaga kerja, serta mewujudkan hubungan industrial harmonis dan dinamis.
Kepala Disnaker Kota Bontang, Ahmad Aznem menjelaskan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dipimpinnya dilengkapi dengan seorang sekretaris dan 2 orang Kepala Bidang (Kabid).
“Pertama ada Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja. Ke dua, Bidang Hubungan Industrial,” paparnya, Kamis (21/10/2021).
Tidak hanya itu, dirinya menambahkan untuk mengoperasikan seluruhnya secara maksimal, Disnaker Kota Bontang dibantu oleh sebanyak-banyaknya 65 pegawai, baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun non-PNS.
Kedua bidang tersebut memiliki fungsinya masing-masing sesuai dengan namanya. Bidang Pelatihan Produktivitas dan Penempatan Tenaga Kerja adalah pelaksanaan pelatihan bagi pencari kerja. Fasilitas perizinan lembaga pelatihan kerja, pelayanan antar kerja, pembuatan Kartu Kuning (AK 1) bagi pencari kerja, penerimaan lowongan dan berkas pelamar, pembuatan rekomendasi paspor, juga pelaporan tenaga kerja asing, terakhir pembuatan persetujuan rekrutmen.
Sementara untuk bidang Hubungan Industrial (HI), bertugas menerima pengaduan hubungan industrial. Pencegahan dan penyelesaian perselisihan, serta pembinaan terkait pengupahan dan persyaratan kerja.
“Kesekretariatan juga membantu, seperti melaksanakan kebijakan pelayanan administrasi kepada semua unsur di lingkungan dinas meliputi pengelolaan administrasi umum, perencanaan, kepegawaian dan rumah tangga, serta pelayanan lain yang bersifat kedinasan,” tambahnya.
Dengan luas wilayah 49.757 Kilometer Persegi (km²), dan jumlah penduduk sebanyak 181.618 jiwa berdasarkan data statistik tahun 2019, pertumbuhan penduduk daerah yang dijuluki Kota Taman ini didominasi oleh pertambahan penduduk akibat migrasi.
Hal itu erat kaitannya dengan kondisi Bontang sebagai daerah industri yang menjadi daya tarik masyarakat di seluruh Indonesia untuk datang dan mencari pekerjaan.
“Disinilah tugas Disnaker, memfasilitasi dan juga melakukan peningkatan kualitas,” singkat Ahmad Aznem. [ADS|mr]















