• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Juli 2026 | 12:22
Reading Time: 2 mins read
0
Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

Penampakan buaya di pinggir sungai tempat aktivitas warga setempat.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

ALARM bahaya sedang berbunyi di sepanjang aliran sungai dan pesisir Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim). Satwa predator, buaya, semakin sering menampakkan diri di permukiman warga hingga kawasan wisata pantai.

Fenomena mengerikan ini bukan tanpa alasan. Pemerintah setempat blak-blakan menyebut manusia telah merebut rumah asli para pemangsa ini.

PILIHAN REDAKSI

Detik-Detik Ayah dan Anak di Sungai Taberu Paser Berjibaku Lepas dari Terkaman Buaya

Detik-Detik Ayah dan Anak di Sungai Taberu Paser Berjibaku Lepas dari Terkaman Buaya

29 Juni 2026 | 22:10
Serangan Buaya Makin Sering di Kutim, Tiga Lokasi Penangkaran Mulai Dikaji Buaya 4 Meter yang Diduga Terkam Bocah di Kenyamukan Kutim Akhirnya Ditangkap

Serangan Buaya Makin Sering di Kutim, Tiga Lokasi Penangkaran Mulai Dikaji

19 Mei 2026 | 22:50

Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, mengungkapkan konflik horizontal antara manusia dan reptil berdarah dingin ini melonjak tajam karena alih fungsi lahan masif. Rawa-rawa yang dulu menjadi kerajaan bagi para buaya, kini telah bersulih rupa menjadi daratan komersial.

“Karena pada saat dulu buaya ada habitatnya. Di rawa-rawa ditinggal. Itu kan bukan buaya sungai, tapi buaya rawa,” ujar Mahyunadi di Sangatta, Senin (13/7/2026).

Tragedi ekologis ini bermula ketika rawa-rawa mulai dikeringkan. Pembukaan lahan berskala besar, salah satunya untuk perkebunan kelapa sawit, memaksa predator purba ini keluar dari zona nyaman mereka.

“Begitu habitatnya diambil oleh masyarakat, oleh manusia dijadikan sawit dan sebagainya, maka mereka pindah ke sungai. Hilang habitatnya,” kata Mahyunadi dengan nada prihatin.

Perpindahan massal ini memicu masalah baru yang lebih pelik. Sungai-sungai di Kutim yang menjadi urat nadi aktivitas harian masyarakat, kini mendadak menjadi wilayah perburuan baru bagi buaya.

Masalah buaya di Kutim tidak berhenti pada hilangnya tempat tinggal. Rantai makanan yang terputus di alam liar membuat insting bertahan hidup mereka menjadi jauh lebih agresif.

Populasi satwa buruan seperti monyet dan babi hutan dilaporkan menyusut tajam akibat pembukaan hutan. Dampaknya, pasokan makanan alami bagi sang pemangsa praktis l menusuk titik nadir.

“Saat sekarang buaya jadi ganas karena dia kehilangan makanan, sumber makanannya. Dia kehilangan habitat dan makanan,” ucap Mahyunadi menegaskan.

Efek domino dari kelaparan massal satwa ini bahkan telah menjalar hingga ke sektor pariwisata. Kawasan populer seperti Pantai Teluk Lombok kini tak lagi sepenuhnya aman bagi pelancong.

Beberapa kali laporan kemunculan buaya berukuran besar di bibir pantai membuat otoritas setempat bergerak cepat. Papan peringatan berwarna merah mencolok kini mulai menghiasi sudut-sudut pantai.

Bukan hanya di Teluk Lombok, langkah antisipasi serupa juga diterapkan di Pantai Sekerat. Wisatawan kini diminta ekstra waspada dan dilarang berenang terlalu jauh ke tengah laut.

Menyikapi ancaman yang terus mengintai nyawa warga, Pemkab Kutim tidak tinggal diam. Koordinasi intensif dengan Pemprov Kaltim terus dilakukan untuk merumuskan solusi jangka panjang.

Salah satu rencana besar yang sedang digodok adalah pembangunan penangkaran buaya khusus. Langkah ini diharapkan mampu merelokasi buaya-buaya yang telanjur masuk ke wilayah konflik dengan manusia.

Di akhir penjelasannya, Mahyunadi mengetuk kesadaran kolektif masyarakat. Ia mengajak semua pihak untuk berhenti merusak ekosistem pesisir dan menjaga kebersihan lingkungan. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: M Hafif Nikolas
Tags: BuayaBuaya Kutim
Previous Post

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

Next Post

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

BACA JUGA

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

13 Juli 2026 | 12:38
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite? Isu Petugas SPPG jadi ASN Ramai, Ini Respons BGN Bontang PPPK BGN 2025 Dibuka, 32 Ribu Formasi Disiapkan 3 Bulan Berjalan, Dapur Program MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis Di Balik Piring Ompreng Program MBG Bontang: Tantangan Rp10 Ribu untuk Gizi Seimbang Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pesisir Bontang Hadapi Tantangan Cuaca dan Transportasi Kaltim Targetkan 371 SPPG, Anak Sekolah jadi Prioritas Program Makanan Bergizi Gratis di Bontang Bikin Warga Dapat Peluang Kerja

Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite?

13 Juli 2026 | 08:15
Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

12 Juli 2026 | 21:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Next Post
Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

Cekcok di Kafe Sambaliung Berujung Penikaman, Pelaku Dikepung Polres Berau di Atas Kapal

13 Juli 2026 | 12:38
Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

Habitat Digusur Sawit, Buaya di Kutim Mulai Teror Warga

13 Juli 2026 | 12:22
Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved