• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, Juli 9, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Suriadi Said by Suriadi Said
9 Juli 2026 | 21:29
Reading Time: 2 mins read
0
Gerai Baru Indomaret di Bontang Barat Diprotes, Warung Kecil Mulai Ketar-Ketir

Neni Moerniaeni dan Andi Faizal Sofyan Hasdam

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KEHADIRAN gerai baru waralaba Indomaret di Kecamatan Bontang Barat mulai memicu gelombang keresahan di tengah masyarakat. Bagi sebagian orang, toko modern ini mungkin menjadi simbol kemudahan belanja.

Namun bagi para pemilik warung kelontong, kedatangannya adalah ancaman nyata bagi kepulan asap dapur mereka.

PILIHAN REDAKSI

Kisah Baznas Bontang Dekap Erat Mualaf, Dampingi 2 Tahun hingga Mandiri

Kisah Baznas Bontang Dekap Erat Mualaf, Dampingi 2 Tahun hingga Mandiri

8 Juli 2026 | 17:17
Benteng Terakhir Moral Anak Dimulai dari Rumah, LDII Bontang Ingatkan Peran Ayah

Benteng Terakhir Moral Anak Dimulai dari Rumah, LDII Bontang Ingatkan Peran Ayah

5 Juli 2026 | 13:46

Kekhawatiran inilah yang kini menggelinding menjadi bola panas. Warga menilai ekspansi ritel modern yang terlalu masuk ke pemukiman bisa perlahan mematikan urat nadi usaha kecil yang sudah bertahun-tahun menghidupi kawasan tersebut.

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, angkat bicara mengenai polemik ini. Neni mengakui bahwa dari sisi aturan hukum, pendirian toko modern tersebut sebenarnya tidak menyalahi regulasi yang ada.

Namun, ia mengingatkan ada hal yang jauh lebih penting dari sekadar urusan izin di atas kertas: etika kemanusiaan.

“Seharusnya ada sosialisasi dulu kepada masyarakat sebelum gerai dibangun. Komunikasi dengan pelaku usaha di sekitar wilayah itu sangat penting,” ujar Neni saat dimintai tanggapan.

Neni menggarisbawahi bahwa persoalan krusial di lapangan hari ini adalah masalah zonasi penempatan lokasi.

Ia memandang bisnis waralaba raksasa tidak elok jika harus berhadapan langsung atau berdiri terlalu dekat dengan pusat aktivitas ekonomi warga.

“Ke depan, penempatan titik harus diperhatikan, jangan terlalu dekat dengan pusat ekonomi masyarakat. Kalau yang sudah berdiri, kita tidak bisa larang. Tapi untuk berikutnya, ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Zonasi Sosial Harus Diperhatikan

Nada bicara yang senada juga dilemparkan Ketua DPRD Bontang, Andi Faiz Sofyan Hasdam. Menurut politisi muda ini, tanpa adanya perencanaan dan proteksi dari pemerintah, kehadiran toko modern akan langsung menggilas bisnis eceran milik warga setempat.

“Kalau tidak hati-hati, ritel modern ini bisa mematikan usaha masyarakat kecil. Ini murni soal kepekaan sosial terhadap kondisi riil di lapangan,” kata Andi Faiz.

Ia mendesak agar proses perizinan di Bontang tidak melulu melihat aspek administratif. Pihak kelurahan sebagai ujung tombak yang mengeluarkan rekomendasi awal harus jeli melihat dinamika ekonomi warganya sebelum memberi lampu hijau.

“Kalau di satu kawasan ekonomi masyarakatnya sudah hidup dengan warung-warung kelontong, untuk apa lagi dibuka usaha serupa di situ? Lebih baik arahkan ke lokasi lain yang belum terjangkau layanan,” tambahnya.

Sebagai langkah proteksi, Pemerintah Kota Bontang sebenarnya telah membatasi ruang gerak ritel modern. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, kuota toko jejaring kini dipatok berdasarkan kepadatan penduduk di tiap kecamatan.

Di Kecamatan Bontang Barat, kuota maksimal hanya dibatasi 4 gerai saja. Sementara Kecamatan Bontang Selatan mendapat jatah maksimal 7 gerai, dan Kecamatan Bontang Utara dibatasi maksimal 9 gerai.

Pengetatan kuota ini diharapkan mampu menjaga keseimbangan agar roda ekonomi pelaku usaha mikro tidak gulung tikar tergerus zaman. (*)

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Via: Fahrul Razi
Tags: Bontang
Previous Post

Narkoba Intai Kawasan Pesisir, Bontang Kuala Pilih Libatkan Pemuda

Next Post

Pangkas Birokrasi, Program Giat Pas Bereskan Kartu Identitas Anak Bontang

BACA JUGA

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah Kunjungan Wisman ke Kaltim Turun selama Oktober, Wisnus Masih Mendominasi Pergerakan Pariwisata Kaltim Bergairah: Wisman Naik 109 Persen, Hotel Bintang 3 Penuh Kunjungan Wisatawan ke Kaltim saat Libur Nataru 2025 Diprediksi Naik 30 Persen FlyJaya Airlines Siap Layani Penerbangan Reguler ke Maratua Berau Mulai Desember 2024

Wisatawan Asing ke Kaltim Naik 20 Persen, Hotel Ikut Bergairah

9 Juli 2026 | 08:07
Ditinjau Kemenko Pangan, Pelabuhan Pupuk Kaltim Jadi Contoh Standardisasi Hijau

Ditinjau Kemenko Pangan, Pelabuhan Pupuk Kaltim Jadi Contoh Standardisasi Hijau

7 Juli 2026 | 10:04
Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

Izin IUP Kaltim Menggantung 6 Bulan, 1.500 Pekerja Tambang Kena PHK, Ekonomi Warga Lumpuh

6 Juli 2026 | 09:36
Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T Investasi Hotel dan Perumahan di Bontang Mulai Tumbuh Modus Baru Penipuan OSS di Bontang Kaltim: Korban Tertipu Rp3,2 Juta Gegara Pesan "Resmi" Palsu Indomaret Gandeng UMKM Bontang, DPMPTSP: Peluang Besar Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kota Urus Izin Kini Cukup lewat WhatsApp, DPMPTSP Bontang Luncurkan Layanan “TERA” Realisasi Investasi Bontang Tembus Rp589 Miliar, 712 Lapangan Kerja Baru Tercipta Bontang Cari Investor untuk Bangun Hotel Bintang 3

Tak Punya Kebun, Bontang Bidik Hilirisasi Sawit Rp5,6 T

6 Juli 2026 | 09:12
Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

5 Juli 2026 | 20:10
Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13
Next Post
Pangkas Birokrasi, Program Giat Pas Bereskan Kartu Identitas Anak Bontang

Pangkas Birokrasi, Program Giat Pas Bereskan Kartu Identitas Anak Bontang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44

Terbaru

Cetak Sejarah Baru, Ratusan Siswa Angkatan Pertama SMA Taruna IKN Resmi Masuk Asrama

Cetak Sejarah Baru, Ratusan Siswa Angkatan Pertama SMA Taruna IKN Resmi Masuk Asrama

9 Juli 2026 | 22:47
Kaltim Perketat Anggaran OPD, Belanja di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

Kaltim Perketat Anggaran OPD, Belanja di Atas Rp10 Juta Wajib Verifikasi

9 Juli 2026 | 22:13
Biaya Proyek Banjir DAS Ampal Balikpapan Bengkak Rp2,1 Triliun, Ini Titik Lahan yang Bakal Digusur

Biaya Proyek Banjir DAS Ampal Balikpapan Bengkak Rp2,1 Triliun, Ini Titik Lahan yang Bakal Digusur

9 Juli 2026 | 22:05
Pangkas Birokrasi, Program Giat Pas Bereskan Kartu Identitas Anak Bontang

Pangkas Birokrasi, Program Giat Pas Bereskan Kartu Identitas Anak Bontang

9 Juli 2026 | 21:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved