Pranala.co, SAMARINDA – Harapan warga Kalimantan Timur (Kaltim) untuk memiliki rumah layak huni semakin terbuka lebar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim resmi meluncurkan Program GratisPol di sektor Perumahan, yang menghapus biaya administrasi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Kebijakan ini menjadi langkah nyata Pemprov Kaltim dalam meringankan beban finansial warga sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda, menjelaskan program ini selaras dengan skema nasional Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).
“Tahun ini, targetnya sekitar seribu unit rumah bisa terbantu. Semua biaya administrasi ditanggung pemerintah provinsi, sementara kredit rumah tetap mengikuti aturan bank penyalur,” ujarnya.
Program GratisPol bukan hanya soal penghapusan biaya administrasi. Lebih dari itu, kebijakan ini memberikan peluang baru bagi warga berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah dengan lebih mudah.
“Dengan biaya administrasi yang ditanggung pemerintah, kami berharap lebih banyak keluarga Kaltim bisa mewujudkan impian memiliki hunian yang layak,” kata Fitra.
Program ini disebut sebagai salah satu program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim. Fitra optimistis kebijakan tersebut akan menjadi kebangkitan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, perbankan, dan pengembang perumahan akan mempercepat kesejahteraan masyarakat. Hunian layak akan jadi fondasi kuat menuju Generasi Emas Indonesia 2045,” tegasnya. (TIA)
















