Pranala.co, BONTANG – Program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang ternyata belum sepenuhnya dirasakan oleh seluruh siswa baru.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Saparuddin, sebelumnya menyebut penyerahan simbolis telah dilakukan pada 17 Agustus 2025. Saat itu, seragam diserahkan kepada seluruh satuan pendidikan negeri di tingkat SD dan SMP.
“Sudah kami serahkan secara simbolis. Kami utamakan kelas 1 SD dan siswa baru SMP Negeri. Mereka yang paling butuh seragam baru,” ujarnya.
Meski demikian, fakta di lapangan berbeda. Beberapa sekolah mengaku belum menerima seragam gratis yang dijanjikan.
“Iya, kami belum dapat. Anak-anak tetap masuk sekolah pakai seragam merah putih, meski sebagian besar masih bekas,” kata salah satu kepala sekolah kepada wartawan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, setidaknya ada tiga sekolah di Kota Bontang yang hingga kini belum mendapatkan seragam.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, tak menampik adanya keterlambatan distribusi. Menurutnya, hal itu wajar mengingat jumlah seragam yang harus diproduksi cukup banyak, sementara penjahit di Bontang jumlahnya terbatas.
“Tidak masalah, itu masih bisa dimaklumi. Banyak seragam yang harus dikerjakan. Justru penjahit senang karena mendapat pekerjaan dari program ini,” jelas Neni.
Pemkot Bontang memastikan seluruh siswa baru tetap akan mendapat seragam gratis. Hanya soal waktu distribusi yang belum merata. (DIAS)















