Menu

Mode Gelap

Bontang · 21 Jun 2022 00:18 ·

Parit di RT 12 Api-Api Buntu, Abdul Samad Janji Pakai Pokir


					Kunjungan lapangan Komisi III DPRD Bontang di RT 12 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Selatan terkait peninjauan lokasi rawan banjir. (BAMS/PRANALA.CO) Perbesar

Kunjungan lapangan Komisi III DPRD Bontang di RT 12 Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Selatan terkait peninjauan lokasi rawan banjir. (BAMS/PRANALA.CO)

banner dprd bontang

pranala.co – Komisi III DPRD Bontang melakukan kunjungan lapangan di salah satu lokasi rawan banjir di Kota Bontang. Yakni di lingkungan RT 12 BTN KCY, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Senin (30/5/2022) pagi.

Dalam peninjauannya, para wakil rakyat tersebut melihat kondisi parit yang menghambat laju aliran air. Sehingga ketika hujan, lingkungan itu selalu menjadi langganan banjir. Bahkan, 75 persen warga yang bermukim di sekitar lokasi tersebut selalu menjadi korbannya.

“Parit banyak buntu. Sudah sering kami laporkan tapi tidak ada solusi. Pernah ketinggian air (banjir) mencapai sepinggang orang dewasa, bahkan pernah satu meter,” kata Ketua RT setempat, Sulaiman.

Menanggapi hal itu, anggota Komisi III Abdul Samad menyampaikan, bakal mengupayakan membantu perbaikan parit di tahun ini menggunakan anggaran pokok pikiran (pokir) miliknya.

“Kasihan warga bila banjir perabotan rumah tangganya selalu terdampak,” ucap legislator yang akrab disapa Aco tersebut.

Tambahan informasi. Pokir atau Pokok-Pokok Pikiran Anggota DPRD merupakan aspirasi masyarakat yang dititipkan kepada anggota Dewan agar diperjuangkan di pembahasan RAPBD.

Hal ini sesuai Pasal 55 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tentang Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

Ditambahkan Ketua Komisi III Amir Tosina, pihaknya menyarankan agar kelurahan dan kecamatan setempat lebih sering memantau wilayahnya yang sering terdampak banjir.

Terutama di lingkungan RT 12 Api-Api. Sebab ketika banjir melanda, kawasan itu yang genangannya paling tinggi. Sebab, lokasi wilayahnya yang paling rendah.

“Ini juga perlu keseriusan dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait. Sebab banjir ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” pungkas Amir. [ADS/BMS]

Artikel ini telah dibaca 133 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Oknum Pejabat Bontang Tersandung Kasus Narkoba Dapat Penangguhan Tahanan

5 Juli 2022 - 19:15

oknum pejabat

6.024 Usia Pemula di Bontang Belum Perekaman KTP-el

5 Juli 2022 - 18:04

pranala. 1

Kaltim “Blackout”, Sinyal Ponsel Ikut Hilang

5 Juli 2022 - 16:50

blackout

Jebola Peduli, Layanan bagi Warga Sakit dan Lansia di Bontang

5 Juli 2022 - 09:13

Jebola Peduli Layanan bagi Warga Sakit dan Lansia di Bontang

“Pelanduk Sakti”, Pelayanan Tanpa Antre ala Disdukcapil Bontang

5 Juli 2022 - 07:08

Pelanduk Sakti Pelayanan Tanpa Antre ala Disdukcapil Bontang

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kaltim Selasa 5 Juli 2022

5 Juli 2022 - 06:15

suasana bmkg
Trending di Kaltim