Bontang, PRANALA.CO -Di tengah geliat pembangunan kota yang kian terasa, Pemerintah Kota Bontang kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang publik yang sehat dan produktif. Salah satu wujud nyatanya adalah percepatan pembangunan fasilitas olahraga, khususnya lapangan mini soccer, yang sedianya baru akan dimulai tahun depan.
Namun, rencana itu maju lebih cepat. Anggaran untuk pembangunan tahap awal mini soccer sudah masuk dalam pergeseran mendahului perubahan anggaran tahun ini. Kabar ini disampaikan langsung Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Edi Prabowo.
“Iya, masuk di anggaran pergeseran mendahului perubahan,” tulis Edi singkat saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Rabu (25/4/2025).
Bukan sekadar proyek pembangunan fisik, mini soccer ini adalah bagian dari program prioritas daerah. Pemerintah menargetkan kehadiran satu lapangan mini soccer di setiap kelurahan.
Visi besarnya: menciptakan ruang inklusif yang dapat dinikmati oleh semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia, dari atlet lokal hingga warga yang sekadar ingin berolahraga ringan.
Pembangunan tahap awal akan dimulai dari kawasan Lapangan HOP 1, dengan nilai anggaran sebesar Rp5,8 miliar. “Nilai anggarannya mencapai Rp5,8 miliar, pembangunan pertama di lapangan HOP 1,” sebut Edi.
Tak hanya mini soccer, kawasan olahraga ini juga akan dilengkapi dengan sarana lainnya: lapangan voli, basket, hingga jogging track. Seluruhnya dirancang untuk menciptakan ekosistem aktivitas luar ruang yang sehat dan menyenangkan.
Tahap awal proyek akan dimulai dengan pematangan lahan. Edi juga mengingatkan warga agar ikut memantau prosesnya. Transparansi menjadi semangat yang dijaga sejak awal.
“Untuk memantau informasi terkait proses lelang, bisa melalui laman resmi UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa) Kota Bontang,” pungkasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















