Pranala.co, BONTANG — Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan HIV/AIDS. Sepanjang Januari hingga Desember 2025, tercatat 42 kasus baru ditemukan di Kota Taman.
Penambahan itu membuat total kasus HIV yang terdata sejak 2016 kini mencapai 582 orang positif.
Ketua Tim Kerja Pengendalian Penyakit Menular Diskes Bontang, Nur Ilham, menyampaikan bahwa sebagian besar temuan baru berasal dari kelompok usia produktif.
“Pada 2025, ada 42 orang yang dinyatakan positif HIV. Mayoritas berusia 25 sampai 49 tahun, sebanyak 29 orang,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
Berikut rincian temuan kasus baru HIV di Bontang selama 2025: Usia 25–49 tahun sebanyak 29 orang; usia 20–24 tahun ada 4 orang; Usia 15–19 tahun 5 orang; dan usia di atas 50 tahun sebanyak 4 orang.
Dari total keseluruhan kasus, Diskes Bontang mencatat 397 pasien masih menjalani pengobatan, sementara 110 orang meninggal dunia. Sisanya dalam pemantauan karena putus berobat atau berpindah domisili.
Ilham menyebut masih dilakukan sinkronisasi data, terutama untuk temuan 2018. Ia tidak menutup kemungkinan jumlah yang meninggal bertambah setelah pembaruan data rampung.
“Data terus kami perbarui dan cocokkan kembali, agar status setiap pasien bisa terpantau,” terangnya.
Menurutnya, tren kasus HIV di Bontang masih fluktuatif. Pada 2023 tercatat 100 kasus baru, lalu menurun menjadi 66 kasus pada 2024. Namun penambahan 42 kasus pada 2025 kembali menjadi peringatan bagi pemerintah dan masyarakat.
“Kami memperkuat skrining dan pendampingan pasien. Tujuannya menekan risiko penularan,” tegasnya.
Diskes Bontang juga mengimbau masyarakat untuk tidak takut melakukan tes HIV. Deteksi dini memberi peluang lebih besar bagi penderita untuk mendapatkan terapi dan tetap hidup produktif.
Selain itu, edukasi tentang perilaku berisiko, penggunaan alat pelindung diri, serta menghapus stigma terhadap penderita HIV harus terus digencarkan.
“Ini tugas bersama. Lindungi diri, tapi jangan menghakimi,” tutup Ilham. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















