Kapal Klotok Muat Batubara Tenggelam di Kukar, Satu Orang Masih Hilang

  • Whatsapp
Tim Basarnas Unit Siaga Samarinda saat operasi SAR di Tenggarong, Minggu (21/2). (Foto : HO/Basarnas)

PRANALA.CO – Kapal klotok pengangkut batu bara dilaporkan tenggelam di perairan Saliki Muara Badak Kutai Kartanegara (Kukar) Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (29/3/2021) pukul 05.00 Wita. Dua orang awak kapal mampu menyelamatkan diri sedangkan satu orang lainnya masih hilang.

Dilansir Basarnas Balikpapan, peristiwa itu terjadi pagi tadi sekira pukul 05.00 Wita. Tiga ABK di atas kapal adalah Rahmad (45), serta Wahyu dan Ansar. Belum diketahui jelas asal dan tujuan pelayaran kapal itu.

Bacaan Lainnya

“Ada laporan kecelakaan kapal di perairan Muara Badak,” kata Kepala Seksi Operasi Kantor Basarnas Kelas A Balikpapan Oktavianto.

Basarnas Balikpapan pun langsung mengirimkan tim pencari menuju ke lokasi kejadian. Dibutuhkan waktu jarak tempuh selama 2 jam hingga tiba ke tempat perkara.

“Tim sudah berangkat sekitar pukul 15.30 Wita dan butuh waktu tempuh 2 jam tiba ke lokasi,” sambung Oktavianto.

Bermula, kapal klotok Putri Tunggal memuat batu bara melintasi perairan Saliki Muara Badak. Sesaat sedang berlayar, entah kenapa mendadak kapal langsung tenggelam pukul 05.00 Wita. Dugaan sementara, kapal kelebihan beban muatan mengangkut batu bara.

Kantor Basarnas Kelas Balikpapan Kaltim sedang menyiapkan personel menuju lokasi, Senin (29/3/2021). (Istimewa)

Atas kejadian ini, dua awak bernama Wahyu dan Ansar berhasil selamat setelah memperoleh pertolongan kapal lain sedang melintas. Sedangkan nasib Rahmad kurang beruntung di mana ia gagal menggapai tali pertolongan sudah dilempar oleh kru kapal penyelamat. Setelah itu, ia terbawa derasnya arus perairan Saliki di Muara Badak.

Saat ini, Basarnas Balikpapan melibatkan tim pencarian dari unsur Unit Siaga SAR Samarinda, Dit Pol Air Kukar, Dit Pol Air Polda Kaltim, dan Pos AL Muara Pegah.

Mereka melengkapi dengan pelbagai alat rescue di antaranya rescue truck, rescue Dmax, rubber boat & mopel 40 PK, RIB Disnav Kelas I Samarinda, peralatan SAR air lengkap, dan alat komunikasi. **

Pos terkait