Dewan Minta Pemkot Terbitkan Regulasi Pasar Ramadan

ABDUL MALIK 2
Anggota DPRD Bontang, Abdul Malik.

PRANALA.CO – Dua pekan lagi menjelang Ramadan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, Kalimantan Timr belum mengeluarkan regulasi pelaksanaan pasar Ramadan. Anggota DPRD Bontang Abdul Malik meminta pemerintah segera menerbitkan aturan.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menyampaikan, sebagai kebiasaan baik sudah sewajarnya pemerintah memberi aturan guna memastikan perlindungan pelaku usaha kecil menengah (UKM).

Keberadaan pasar Ramadan selama ini disebut membantu masyarakat dalam mencari menu berbuka yang praktis. Namum di satu sisi keberadaan para pedagang dadakan tak jarang menimbulkan dampak buruk.

“Misalnya mengganggu arus lalu lintas dan menimbulkan kemacetan yang cukup panjang,” katanya, Senin (29/3/2021).

Tak hanya itu, aturan terkait penegasan penerapan protokol kesehatan (prokes) juga disusun. Abdul Malik meminta pemerintah untuk segera memastikan lokasi pasar Ramadan agar lebih tertata dan mudah dikontrol.

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, Abdul Malik berharap peran penting oleh semua pihak dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Jika perlu melibatkan kelurahan dan kecamatan.

Meski demikian, dari pantauan media ini belum ada titik pasar Ramadan yang pasti menjadi lokasi warga untuk berdagang. Tidak seperti tahun-tahun yang lalu, biasanya dua pekan sebelum bulan puasa sudah ramai lapak pedagang sementara dibangun di berbagai titik. [ADS]

More Stories
Screenshot 20200420 114647 Chrome
Hasil Swab Belum Keluar, Wanita di Kutim Hasil Rapid Test Reaktif Meninggal