SAMARINDA, pranala.co – Stok kebutuhan barang pokok dan barang penting menjelang Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Qurban 2022 di Kaltim masih aman dan mencukupi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kaltim Suriansyah mengatakan menghadapi hari-hari besar keagamaan khususnya menjelang Hari Raya Iduladha di Kaltim, kebutuhan akan barang pokok dan barang penting saat ini masih aman untuk ketersediaan masih sangat mencukupi antara dua sampai tiga bulan kedepan.
“Untuk kebutuhan barang pokok, menjelang Hari Raya Idul Adha pada dasarnya sangat mencukupi, bahkan stok kebutuhan antara dua sampai tiga bulan kedepan,” kata Suriansyah kepada Tim Publikasi Biro Adpim Setdaprovkaltim, di ruang kerjanya, Jumat (8/7/2022).
Walaupun stok kebutuhan pokok mencukupi, lanjut Suriansyah, namun ada sebagian dari kebutuhan tersebut harganya fluktuatif.
Kenaikan harga tersebut menurut dia, bukan karena stoknya kurang, tetapi permintaan pasar, apalagi menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Adha yang kini tinggal dua hari lagi pelaksanaannya.
“Diharapkan masyarakat, tidak usah khawatir akan kebutuhan pokok masih aman dan sangat mencukupi. Hanya saja harganya ada yang naik dan itu bukan dikarenakan stok tidak ada, tetapi permintaan seperti harga daging sapi dan daging ayam,” paparnya.
Suriansyah menambahkan, berdasarkan hasil pantauan yang dilaksanakan setiap hari, di beberapa pasar-pasar bekerjasama Disperindagkop Kaltim, tidak ¹ditemukan kekosongan stok, dan hasil pantauan di pasar-pasar juga dilaporkan setiap hari kepada Pj Sekdaprov Kaltim, dan diteruskan kepada Kemendagri.
“Setiap hari kami juga update datanya terhadap stok kebutuhan pokok, termasuk harga-harganya,” imbuhnya.
Untuk bumbu dapur, lanjut Suriansyah, seperti bawang merah, bawang putih maupun harga cabai mengalami kenaikan, namun tidak signifikan dan masih terjangkau.
“Masalah dan perlu menjadi perhatian kita adalah saat menjelang hari-hari besar keagamaan seperti Hari Raya Idul Adha, biasanya harga kebutuhan pokok tertentu ada kenaikan harga. Kita harap dinas terkait bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bisa melakukan antisipasi, agar harga kebutuhan tertentu tidak terlalu tinggi, sehingga bisa menimbulkan gejolak di masyarakat,” papar Suriansyah.
Kebutuhan barang pokok yang stoknya masih sangat mencukupi dan aman seperti beras medium 53.252 ton, sementara estimasi kebutuhan 24.276 ton, gula pasir curah stok 41.672 ton dari estimasi kebutuhan 20.336 ton.
Stok minyak goreng curah 980 ton dari estimasi kebutuhan 730 ton. Tepung terigu stok 18.370 ton dari estimasi kebutuhan 8.324 ton. Stok jagung pipilan 829 ton dari estimasi kebutuhan 243 ton.
Selanjutnya, stok kacang kedelai lokal 13.028 ton dari estimasi kebutuhan 5.514 ton. Stok telur ayam 32.879 ton dari estimasi kebutuhan 29.874 ton. Stok daging sapi 3.900 ton dan estimasi 2.700 ton. Stok daging ayam 2.700 ton dari estimasi kebutuhan 1.900 ton.
Stok bawang merah 1.904 ton dan estimasi kebutuhan 1.200 ton. Stok Bawang putih 2.045 ton dari estimasi kebutuhan 952 ton dan cabai rawit 2.050 ton dari estimasi kebutuhan 1.354 ton. (mar/her/yans/adpimprovkaltim)
















