Bontang, PRANALA.CO – Warga RT 22 Kelurahan Satimpo, Kota Bontang, Kaltim boleh bernapas lega. Ancaman pohon tumbang yang selama ini menghantui setiap musim hujan dan angin kencang akhirnya ditangani serius oleh pemerintah.
Rabu pagi (23/4/2025), suasana di sekitar Posyandu Nusa Indah 3 dan Poskamling Jalan Ulin tampak berbeda. Beberapa mobil operasional milik BPBD Kota Bontang terparkir, lengkap dengan crane dan truk pengangkut.
Di sekitarnya, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan (Dishub), hingga staf Kelurahan Satimpo dan Babinsa, bekerja bahu-membahu memangkas pohon-pohon besar yang dianggap berisiko.
Aksi ini bukan tanpa dasar. Surat resmi dari Kelurahan Satimpo sebelumnya telah dikirim ke BPBD, menyuarakan kekhawatiran warga atas pohon-pohon besar yang sewaktu-waktu bisa tumbang dan mencelakai siapa pun yang melintas, apalagi di area padat aktivitas seperti posyandu.
“Ini bukan soal estetika. Ini soal keselamatan,” ujar Lurah Satimpo, Maryono.

Ia tak menutupi rasa lega dan terima kasihnya atas gerak cepat lintas instansi. “Ini bukti nyata bahwa sinergi bukan hanya jargon. Ketika kepentingan warga jadi prioritas, semua bisa bergerak bersama.”
Pemangkasan berjalan lancar. Mobil crane menjangkau ranting-ranting tinggi, sementara petugas di bawah sigap memotong dan membersihkan sisa pohon. Semuanya dilakukan dengan penuh kehati-hatian agar tak mengganggu fasilitas umum maupun warga yang lalu-lalang.
Harapannya, pasca-pemangkasan ini, kawasan sekitar Posyandu dan Poskamling menjadi lebih aman, terutama bagi ibu-ibu dan anak-anak yang rutin datang ke posyandu, maupun warga yang beraktivitas setiap hari. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















Comments 1