Pranala.co, BONTANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Bontang sejak awal pekan kembali menimbulkan bencana. Kali ini, tanah longsor melanda Kecamatan Bontang Barat dan merusak sedikitnya empat rumah warga di dua lokasi berbeda.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Brigjen Katamso RT 45, Kelurahan Belimbing. Turap di samping rumah warga ambrol usai hujan lebat, Senin (15/9) malam.
Sehari kemudian, Selasa (16/9) pukul 19.00 WITA, longsoran tanah menimpa bagian dapur dua rumah milik Ismail (63) dan Rudi Harianto (35).
Belum sempat pulih, bencana serupa kembali terjadi. Kali ini di Jalan Arif Rahman Hakim RT 41, Gang Sentosa KM 3, Kelurahan Belimbing. Tanah yang sudah retak sejak sebelumnya tak lagi mampu bertahan. Rabu (17/9) sekitar pukul 09.16 WITA, longsor menghantam rumah Udin (52) dan Rahman (38).
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang, Usman, mengatakan longsor dipicu kondisi tanah labil dan lemahnya fungsi turap penahan.
“Curah hujan tinggi membuat struktur tanah melemah. Turap yang ada tidak mampu menahan beban,” jelas Usman, Kamis (18/9/2025), didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail Abdullah.

Meski tidak ada korban jiwa, BPBD mengingatkan warga tetap waspada. Potensi longsor susulan masih tinggi karena tanah di sekitar lokasi rawan bergerak.
“Kami minta warga segera melapor jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah. Misalnya retakan baru, pintu rumah yang sulit ditutup, atau pohon yang tiba-tiba miring,” imbau Usman.
Sebagai langkah pencegahan, BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas Perumahan Kawasan Permukiman serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Penanganan di titik rawan diharapkan bisa segera dilakukan.
“Mudah-mudahan ada tindak lanjut cepat. Kalau dibiarkan, longsor bisa semakin parah, apalagi di musim hujan,” tambahnya. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















