• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Jumat, April 3, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Dewan Pendidikan Kaltim Pertanyakan Skema PJLP untuk Atasi Krisis Guru di Bontang

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Januari 2026 | 20:21
Reading Time: 2 mins read
0
Dewan Pendidikan Kaltim Pertanyakan Skema PJLP untuk Atasi Krisis Guru di Bontang

Ilustrasi guru mengajar di kelas.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Kekurangan guru di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) kian mendesak. Puluhan tenaga pendidik akan pensiun. Kelas-kelas mulai kekurangan pengajar. Beban guru yang tersisa pun makin berat.

Di tengah situasi itu, Pemerintah Kota Bontang menyiapkan solusi cepat. Skema Perekrutan Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) dipilih untuk menutup kekosongan tenaga pendidik.

PILIHAN REDAKSI

Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti Disdikbud Panggil Kepala Sekolah di Bontang, Klarifikasi soal Pungutan Sertifikasi K3, "Tiket Emas" Masuk Dunia Kerja di Bontang

Disdikbud Bontang Pastikan Rekrut Guru Tanpa Skema PJLP, Tunggu Izin Guru Pengganti

16 Januari 2026 | 18:21
Masa Depan Bontang Ditentukan Kualitas Guru

Masa Depan Bontang Ditentukan Kualitas Guru

14 Januari 2026 | 16:38

Namun rencana ini menuai kritik. Dewan Pendidikan Kaltim menilai skema PJLP tidak tepat diterapkan untuk profesi guru. Alasannya tegas: guru bukan pekerja jasa biasa.

Pengurus Dewan Pendidikan Kaltim, Rediyono, menyampaikan keprihatinannya. Menurut dia, PJLP identik dengan pelibatan pihak ketiga atau vendor.

“Kalau pakai PJLP, artinya guru diperlakukan seperti tenaga kerja jasa. Padahal guru adalah profesi mulia. Seharusnya dimuliakan, bukan disamakan dengan buruh,” ujar Rediyono, Kamis (15/1/2026).

Ia mengingatkan, keterlibatan pihak ketiga berpotensi menekan kesejahteraan guru. Terutama soal penghasilan.

Menurutnya, jika gaji guru dikelola vendor, risiko pemotongan sangat besar. Dampaknya, pendapatan guru bisa berada di bawah Upah Minimum Kota (UMK).

“Saya tidak ingin gaji guru kecil, apalagi sampai di bawah UMK. Itu tidak adil. Guru adalah garda terdepan mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.

Rediyono menilai kebijakan tersebut tidak sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Termasuk cita-cita besar mewujudkan Generasi Emas 2045.

“Kita sering bicara generasi emas. Tapi kalau gurunya tidak sejahtera, bagaimana kualitas pendidikan bisa naik?” katanya.

Ia menegaskan, untuk guru yang mengajar di sekolah negeri, status kepegawaian harus jelas dan menjamin masa depan. Pilihannya, menurut dia, adalah honorer, PNS, atau PPPK.

“Dengan status itu, guru terlindungi secara hukum. Kesejahteraannya juga lebih terjamin,” ujarnya.

Rediyono bahkan menyebut tidak masuk akal jika gaji guru disamakan dengan pekerja sektor jasa lainnya.

“Jangan sampai gaji guru setara sopir taksi atau pengemudi ojek daring. Itu bertentangan dengan amanat konstitusi,” tambahnya.

Ia juga menyinggung praktik di sekolah swasta. Hingga kini, sekolah swasta tidak pernah merekrut guru melalui pihak ketiga. Rekrutmen dilakukan langsung oleh yayasan. Tujuannya untuk menjaga kesejahteraan guru.

“Pihak ketiga pasti mencari untung. Dari mana keuntungannya? Ya dari gaji guru. Padahal gaji guru itu sendiri sudah kecil,” ucapnya.

Lebih jauh, Rediyono mengingatkan agar kebijakan penanganan krisis guru tidak melahirkan masalah baru. Salah satunya, berpindahnya krisis dari sekolah negeri ke sekolah swasta.

“Kalau guru-guru swasta ramai-ramai ikut seleksi PNS atau PPPK demi kesejahteraan, akhirnya sekolah swasta yang kekurangan guru,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong pemerintah memberi perhatian lebih kepada sekolah swasta. Termasuk membuka peluang agar guru PPPK bisa mengajar di sekolah swasta.

“Dengan begitu, sekolah swasta tidak hanya jadi batu loncatan. Sekolah negeri dan swasta bisa maju bersama,” katanya.

Saat ini, Bontang memang berada di ambang krisis guru. Sedikitnya 105 guru dijadwalkan pensiun pada tahun ini. Akibatnya, sejumlah guru terpaksa merangkap mata pelajaran.

Guna menutup kekurangan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang merancang skema PJLP. Skema ini dinilai lebih fleksibel karena anggarannya masuk dalam pos belanja jasa.

Namun, rencana tersebut masih menuai perdebatan. Di tengah kebutuhan mendesak akan guru, satu pertanyaan mengemuka: solusi cepat atau kebijakan tepat?. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: GuruGuru Bontang
Previous Post

SiLPA Kutim Diprediksi Tembus Rp1,4 Triliun, DPRD Ingatkan Bahaya Anggaran Mengendap

Next Post

Hujan Lebat Picu Longsor di Dua Titik, Enam Rumah Warga Bontang Terdampak

BACA JUGA

Penyaluran BLT di Bontang Sudah 75 Persen, Optimistis Selesai Bulan Ini

Penyaluran BLT di Bontang Sudah 75 Persen, Optimistis Selesai Bulan Ini

3 April 2026 | 09:19
BLT Bontang Menjangkau Desil 5 Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

BLT Bontang Menjangkau Desil 5

3 April 2026 | 09:06
BLT Bontang Menjangkau Desil 5 Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

Penyaluran BLT Bontang Tersendat, Bank Jemput Bola Bantu Warga Urus Virtual Account

2 April 2026 | 22:04
Saharuddin, Nelayan Bontang, Nyaris Kehabisan Tenaga dan Dehidrasi di Laut Lepas

Saharuddin, Nelayan Bontang, Nyaris Kehabisan Tenaga dan Dehidrasi di Laut Lepas

2 April 2026 | 21:01
SMPN 2 Samarinda Terbakar, Pemkot Siapkan Rehabilitasi dan Kajian Teknis

SMPN 2 Samarinda Terbakar, Pemkot Siapkan Rehabilitasi dan Kajian Teknis

2 April 2026 | 16:51
Hilang Sepekan di Laut, Nelayan Bontang Ini Ditemukan Selamat setelah Perbaiki Kapal Sendiri

Hilang Sepekan di Laut, Nelayan Bontang Ini Ditemukan Selamat setelah Perbaiki Kapal Sendiri

2 April 2026 | 16:25
Next Post
Hujan Lebat Picu Longsor di Dua Titik, Enam Rumah Warga Bontang Terdampak

Hujan Lebat Picu Longsor di Dua Titik, Enam Rumah Warga Bontang Terdampak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21

Terbaru

Wali Kota Balikpapan Sentil Wagub Kaltim, Minta Rencana Mal Eks Puskib Ditinjau Ulang

Wali Kota Balikpapan Sentil Wagub Kaltim, Minta Rencana Mal Eks Puskib Ditinjau Ulang

3 April 2026 | 11:05
Terombang-ambing Dua Jam di Laut, 18 Penumpang Kapoposang-Pangkajene Selamat Berkat Aki Cadangan

18 Penumpang Terombang-ambing Dua Jam di Laut, Perahu dari Kapoposang ke Pangkajene Alami Gangguan Mesin

3 April 2026 | 10:54
Inflasi Kaltim Maret 2026 Tembus 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi Produk Tak Layak Edar Ditemukan di Pasar dan Ritel Balikpapan Stok Pangan di Bontang Aman Meski Harga Telur Naik

Inflasi Kaltim Maret 2026 Tembus 3,31 Persen, Samarinda Tertinggi

3 April 2026 | 10:04
Kukar Siap Gelar MTQH ke-46 Kaltim November 2026, 13 Lokasi Strategis Disiapkan

Kukar Siap Gelar MTQH ke-46 Kaltim November 2026, 13 Lokasi Strategis Disiapkan

3 April 2026 | 09:57

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved