BADAK LNG kembali membawa pulang penghargaan bergengsi. Bukan cuma satu, tetapi tiga sekaligus dalam ajang TOP CSR Awards 2026 di Jakarta, Senin (25/5/2026).
Di balik deretan trofi itu, ada cerita tentang nelayan yang tak lagi bergantung pada panas matahari, limbah ikan yang kini bernilai ekonomi, hingga anak-anak di Bontang yang bisa melanjutkan sekolah lewat beasiswa penuh.
Perusahaan LNG yang berbasis di Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) itu meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Corporate Level Star 5, Medali Platinum, serta TOP Leader on CSR Commitment 2026 untuk President Director & CEO Badak LNG Achmad Khoiruddin.
Penghargaan tersebut menjadi penanda bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan mereka tak berhenti sebagai agenda seremonial. Badak LNG dinilai mampu menyelaraskan bisnis dengan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat sekitar.
Salah satu program yang paling menonjol ialah LESTARI BAHARI atau Lumbung Ekonomi Sukses Terpadu dan Mandiri Berbasis Hasil Maritim.
Program ini lahir dari persoalan yang selama bertahun-tahun dihadapi masyarakat pesisir: hasil tangkapan laut yang bergantung cuaca dan pengelolaan limbah ikan yang belum maksimal.
Melalui inovasi teknologi bernama SOPAN TERI, mitra binaan kini memiliki sistem pengering ikan yang memanfaatkan udara panas dari tungku perebusan. Teknologi itu membuat proses pengeringan ikan teri lebih stabil, bahkan saat cuaca tidak bersahabat.
Dampaknya terasa langsung. Nelayan dan pelaku usaha kecil tak lagi cemas ketika hujan datang berhari-hari. Produksi tetap berjalan. Pendapatan lebih terjaga.
Tak berhenti di situ, limbah ikan yang sebelumnya dibuang kini diolah menjadi tepung pakan ternak. Sesuatu yang dulu dianggap sisa, berubah menjadi sumber pemasukan tambahan.
Badak LNG juga menaruh perhatian besar pada pengembangan sumber daya manusia.
Melalui LNG Academy, perusahaan menyiapkan tenaga industri yang lebih siap bersaing. Sementara lewat program BESCA atau Badak Excellence Scholarship, pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Bontang mendapatkan beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan.
Yang menarik, keterlibatan pekerja perusahaan tidak hanya berhenti di kantor atau area operasi.

Para pekerja turut turun langsung membagikan keahlian mereka kepada masyarakat. Departemen Maintenance melatih warga membuat cool box dari material insulasi. Tim Sustainability memberikan pelatihan strategi bisnis. Sedangkan Departemen Finance & Accounting membantu masyarakat memahami pengelolaan keuangan usaha.
Deputy Director Sustainability Badak LNG Mohamad Farouk Riza mengatakan penghargaan tersebut menjadi hasil kerja bersama seluruh pihak.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para pemangku kepentingan atas prestasi ini, terutama kepada para pekerja, mitra kerja, mitra binaan, serta masyarakat sekitar. Pencapaian ini membuktikan bahwa Badak LNG konsisten dalam memberdayakan masyarakat di sekitar perusahaan,” ujarnya.
Bagi Badak LNG, penghargaan ini bukan sekadar pengakuan tahunan.
Perusahaan berhasil mempertahankan prestasi tersebut selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2020. Sebuah catatan yang menunjukkan bahwa program sosial mereka berjalan konsisten, bukan sesaat ketika penilaian datang.
Penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2026 yang diterima Achmad Khoiruddin juga memperlihatkan pentingnya dukungan dari level pimpinan tertinggi perusahaan. [ADS]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami
















