• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Rupa

Mangrove Langka di Kaltim Masuk Daftar Merah, Habitat Bekantan Terancam

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2026 | 09:24
Reading Time: 2 mins read
0
Mangrove Langka di Kaltim Masuk Daftar Merah, Habitat Bekantan Terancam

Jenis mangrove Camptostemon philippinensis mulai langka dan masuk daftar merah IUCN.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

DI BALIK rimbunnya pesisir Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), tersimpan tanaman langka yang diam-diam sedang berada di ujung ancaman.

Namanya Camptostemon philippinensis. Jenis mangrove ini bukan hanya langka, tetapi kini sudah masuk daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN) atau spesies tumbuhan yang terancam punah.

PILIHAN REDAKSI

Menanam Harapan di Pesisir Bontang Lewat Ribuan Bibit Mangrove

Menanam Harapan di Pesisir Bontang Lewat Ribuan Bibit Mangrove

8 Mei 2026 | 23:05
200 Personel Gabungan Bersih-Bersih Pantai Mangrove Berbas, Wujud Sinergi Jaga Kebersihan dan Dukung Pariwisata Bontang

200 Personel Gabungan Bersih-Bersih Pantai Mangrove Berbas, Wujud Sinergi Jaga Kebersihan dan Dukung Pariwisata Bontang

12 Februari 2026 | 21:29

Yang membuat situasinya makin mengkhawatirkan, mangrove tersebut diduga menjadi salah satu habitat penting bagi bekantan, satwa endemik Kalimantan yang juga dilindungi.

Temuan itu berasal dari penelitian tim Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang didanai melalui skema Pendanaan Ekspedisi dan Eksplorasi 2022 serta RIIM Batch II 2023-2024.

Tim peneliti menyusuri kawasan pesisir sepanjang sekitar 200 kilometer, mulai dari Teluk Balikpapan, Sepaku, hingga Kota Balikpapan. Dari penelusuran itu, spesies langka tersebut ditemukan di Pulau Kowangan dan Pantai Lango, Kabupaten Penajam Paser Utara.

Di Pantai Lango, peneliti menemukan total 527 individu C. philippinensis. Namun jumlah itu belum tentu menjadi kabar sepenuhnya baik.

Sebab dari ratusan temuan tersebut, hanya 49 yang tercatat sebagai pohon dewasa. Selebihnya berupa semaian muda dan pancang yang masih rentan terhadap perubahan lingkungan.

“Keberadaan C. philippinensis di Teluk Balikpapan menunjukkan kawasan ini memiliki nilai biodiversitas yang sangat penting dan perlu mendapat perhatian serius dalam upaya konservasi,” ujar Peneliti Pusat Riset Botani Terapan BRIN, Istiana Prihatini, dikutip dari laman resmi BRIN.

Mangrove ini hidup di zona lapis kedua kawasan pesisir, tumbuh di tanah berpasir dengan genangan air pasang. Habitatnya sangat spesifik dan tidak mudah tergantikan.

Karena itu, kerusakan kecil saja bisa berdampak besar terhadap kelangsungan hidup spesies tersebut.

BRIN menyoroti ancaman terbesar justru datang dari aktivitas manusia.

Alih fungsi lahan, pencemaran lingkungan, pembalakan liar, hingga pembangunan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) disebut menjadi faktor yang dapat mempercepat hilangnya habitat mangrove langka itu.

Kondisinya makin rawan karena sebagian lokasi tumbuh mangrove berada dekat permukiman warga.

“Habitat C. philippinensis sangat terbatas. Jika terjadi kerusakan habitat, risiko kepunahan lokal spesies ini akan semakin besar,” tegas Istiana.

Ancaman itu bukan hanya soal hilangnya satu jenis tanaman.

Peneliti menemukan bekas gigitan bekantan pada daun mangrove tersebut. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa tanaman ini menjadi bagian penting dari habitat satwa berhidung panjang khas Kalimantan itu.

Nelayan setempat yang mendampingi penelitian, Darman, juga mengaku sering melihat kelompok bekantan di sekitar kawasan mangrove tersebut.

Jika habitat mangrove terus rusak, dampaknya bisa merembet langsung ke populasi bekantan.

Satwa endemik Kalimantan itu selama ini sangat bergantung pada kawasan mangrove dan hutan pesisir untuk bertahan hidup. Hilangnya vegetasi alami akan mempersempit ruang hidup sekaligus sumber makanan mereka.

Karena itu, BRIN mendorong langkah konservasi lebih serius sebelum semuanya terlambat.

Beberapa rekomendasi yang disiapkan antara lain restorasi kawasan mangrove rusak, penyimpanan material genetik, hingga pengembangan konservasi ex-situ melalui perbanyakan tanaman.

Penelitian lanjutan juga dinilai penting untuk mengetahui keragaman genetik serta peran ekologis spesies tersebut dalam ekosistem pesisir Kalimantan. [RIL]

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Hutan MangroveMangrove
Previous Post

Bontang Cetak Rekor 12 Kali WTP, Neni: Ini Hasil Kerja Bersama

Next Post

Badak LNG Borong 3 TOP CSR Awards 2026, Nelayan hingga Pelajar Ikut Terdampak

BACA JUGA

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Modal KK dan KTP, 150 Anak Bontang Ceria Ikut Khitan Massal Pupuk Kaltim

Modal KK dan KTP, 150 Anak Bontang Ceria Ikut Khitan Massal Pupuk Kaltim

12 Juli 2026 | 11:43
Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Tetap Bisa Disertipikatkan, Ini Jalurnya

Tanah Wakaf Tanpa Dokumen Tetap Bisa Disertipikatkan, Ini Jalurnya

11 Juli 2026 | 14:38
Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

11 Juli 2026 | 10:12
Tongkat Komando Brimob Kaltim Berganti, Ronny Suseno Ajak Personel Tetap Solid

Tongkat Komando Brimob Kaltim Berganti, Ronny Suseno Ajak Personel Tetap Solid

10 Juli 2026 | 22:29
Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kiprahnya

Rachmat Gobel Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kiprahnya

10 Juli 2026 | 21:24
Next Post
Badak LNG Borong 3 TOP CSR Awards 2026, Nelayan hingga Pelajar Ikut Terdampak

Badak LNG Borong 3 TOP CSR Awards 2026, Nelayan hingga Pelajar Ikut Terdampak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Kabar Duka: Kepala BPKAD Bontang Syahbirin Meninggal di Ruang Kerja

Kabar Duka: Kepala BPKAD Bontang Syahbirin Meninggal di Ruang Kerja

6 Juli 2026 | 15:55
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11

Terbaru

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

Direksi Baru Pupuk Kaltim Tancap Gas, Rafli Yandra Siapkan Strategi Hadapi Persaingan Global

12 Juli 2026 | 16:19
Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

12 Juli 2026 | 13:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved