Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bergerak cepat mengantisipasi lonjakan permintaan gas elpiji tiga kilogram menjelang Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah.
Plt Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang, Asdar Ibrahim, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan kuota tambahan (extra dropping) ke PT Pertamina. Hasilnya, permintaan tersebut dikabulkan.
“Sore ini akan datang tambahan seribu tabung,” ujar Asdar, Kamis (5/6).
Pengajuan ini merupakan langkah rutin yang dilakukan setiap kali menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Jika pada hari biasa distribusi gas melon mencapai 5.000 tabung per hari, maka dengan tambahan ini total pasokan meningkat menjadi 6.000 tabung.
Penyaluran gas tetap dilakukan melalui tiga agen resmi Pertamina yang beroperasi di Kota Bontang. Dari agen, elpiji akan disalurkan ke pangkalan-pangkalan yang tersebar di seluruh kelurahan.
Harga jual di pangkalan tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 21 ribu per tabung.
“Kami minta kerja sama dengan kelurahan untuk segera menginformasikan ke RT saat pasokan tiba, supaya warga bisa langsung membeli di pangkalan,” kata Asdar.
Tambahan pasokan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang cenderung meningkat selama momen Iduladha.
Biasanya, kebutuhan gas melon meningkat untuk keperluan memasak daging kurban dan kegiatan keluarga lainnya.
Pemkot mengimbau masyarakat agar membeli elpiji tiga kilogram di pangkalan resmi dan tidak tergiur harga tinggi di pengecer tak resmi. [BAMS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami
















