Pranala.co, BONTANG — Kota Bontang bersiap menyambut pesta tahunan penuh warna, Bontang City Carnival (BCC) 2025. Ribuan warga diperkirakan tumpah ruah di jalan utama kota pada akhir pekan ini. Namun, di balik kemeriahan yang dinanti, kepolisian sudah bersiap menghadapi satu tantangan besar: kemacetan dan cuaca tak menentu.
Kapolres Bontang, AKBP Widho Anriani, memastikan pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas besar-besaran demi kelancaran acara. Sejumlah ruas jalan akan ditutup sementara selama karnaval berlangsung.
“Jalan MT Haryono di depan Ramayana akan ditutup total. Arus kendaraan dari Jalan Bhayangkara menuju simpang empat Bontang Baru dialihkan lewat Jalan Awang Long,” kata Widho didampingi Kasat Lantas AKP Purwo Asmidi, Kamis (23/10/2025).
Penutupan juga dilakukan di simpang empat Bontang Baru, Jalan R Suprapto, hingga Jalan Ahmad Yani, yang menjadi rute utama parade. Jalur ini akan steril mulai dari simpang tiga McDonald’s. Kendaraan dari arah Tanjung Laut diarahkan ke Jalan Imam Bonjol, sementara simpang tiga Kafe Malaya di Jalan Pattimura juga ditutup.
“Pengendara yang biasa melintas di sekitar situ kami arahkan ke Perumahan BTN KCY. Petugas akan berjaga di setiap titik. Kami imbau masyarakat patuhi rambu dan petunjuk petugas,” jelasnya.
Untuk memastikan arus tetap terkendali, sekira 90 personel Satlantas Polres Bontang akan disiagakan di lapangan. Mereka akan mengatur lalu lintas dan membantu masyarakat yang masih harus beraktivitas di sekitar lokasi acara.
Namun, persiapan matang itu bisa saja diuji oleh faktor cuaca. Prakiraan BMKG menyebut, Bontang berpotensi diguyur hujan ringan hingga akhir pekan ini. Kekhawatiran muncul karena Jalan Ahmad Yani dikenal rawan banjir saat hujan deras dan pasang air laut.
“Kalau hujan deras turun, apalagi bersamaan dengan pasang, biasanya air cepat naik. Ini yang jadi perhatian kami,” ujar Purwo.
Meski demikian, hingga kini belum ada rencana cadangan dari panitia BCC jika cuaca ekstrem terjadi. “Kalau hujan deras, bisa saja acaranya dihentikan. Semua tergantung keputusan panitia,” tambahnya.
Terlepas dari ancaman langit mendung, semangat warga Bontang tak luntur. Di media sosial, antusiasme tampak tinggi. Banyak yang sudah menyiapkan kostum, kamera, dan rencana menonton bersama keluarga.
“Harapannya cuma satu, semoga cuaca bersahabat. Karena Bontang City Carnival ini bukan sekadar hiburan, tapi juga kebanggaan kota,” kata Widho menutup. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










