• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Ribuan Sapi Sudah Dicek, Hewan Kurban di Bontang Diklaim Aman

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Mei 2026 | 14:10
Reading Time: 2 mins read
0
Ribuan Sapi Sudah Dicek, Hewan Kurban di Bontang Diklaim Aman

Petugas DKP3 Bontang memeriksa sapi yang hendak dijual kepada masyarakat Bontang, Senin (25/5/2026). Foto Fahrul Razi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JELANG Hari Raya Iduladha, kabar menenangkan datang bagi warga Bontang. Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) memastikan hewan kurban yang beredar di kota tersebut dalam kondisi sehat dan aman dikonsumsi.

Hingga kini, petugas belum menemukan indikasi penyakit zoonosis atau penyakit yang bisa menular dari hewan ke manusia. Pemeriksaan dilakukan ketat sejak dua pekan terakhir di puluhan titik penjualan dan penampungan hewan kurban.

PILIHAN REDAKSI

Iduladha 1447 H: PT EUP Salurkan 16 Hewan Kurban untuk Warga Sekitar

Iduladha 1447 H: PT EUP Salurkan 16 Hewan Kurban untuk Warga Sekitar

2 Juni 2026 | 23:24
Semangat Berbagi, LDII Bontang Kurban 73 Sapi dan 19 Kambing

Semangat Berbagi, LDII Bontang Kurban 73 Sapi dan 19 Kambing

1 Juni 2026 | 11:29

Setiap hewan yang telah lolos pemeriksaan diberi stiker khusus sebagai tanda telah melalui pengecekan kesehatan petugas lapangan.

Kepala Bidang Peternakan DKP3 Bontang, drh Riyono, mengatakan pengawasan tidak berhenti sebelum Idul Adha saja. Saat proses penyembelihan berlangsung nanti, petugas tetap diterjunkan ke lapangan.

“Dua minggu terakhir kita sudah melakukan pemeriksaan kesehatan dan memberikan label stiker. Saat hari H nanti juga tetap ada kontrol di titik-titik pemotongan,” ujar Riyono, Senin (25/5/2026).

Banyaknya lokasi penyembelihan membuat DKP3 harus membagi tim pengawasan ke sejumlah titik secara bergantian. Namun, untuk masjid besar yang menjadi pusat penyembelihan hewan kurban, petugas akan disiagakan secara langsung.

Langkah ini dilakukan agar pemeriksaan dapat berjalan maksimal dan masyarakat merasa tenang saat menerima daging kurban.

Dari hasil pemeriksaan sementara, belum ditemukan kasus penyakit berbahaya pada hewan ternak yang masuk ke Bontang. Temuan itu menjadi sinyal positif karena risiko penularan penyakit ke manusia dapat ditekan.

Meski begitu, DKP3 tetap mengambil langkah antisipasi tambahan. Sejumlah sampel hewan dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih mendalam, termasuk deteksi penyakit internal seperti infeksi cacing hati.

“Hasil uji laboratorium dari Samarinda masih dalam proses dan diharapkan segera keluar sebelum Idul Adha,” katanya.

Riyono menjelaskan, hasil laboratorium nantinya akan digunakan untuk memetakan potensi penyakit hewan di wilayah Bontang. Jika ditemukan kasus tertentu, pemerintah akan memberikan rekomendasi penanganan yang sesuai.

Menurutnya, tidak semua temuan penyakit membuat seluruh bagian hewan harus dibuang.

“Dalam beberapa kasus seperti infeksi cacing hati, penanganannya relatif sederhana. Organ yang terinfeksi cukup dipisahkan dan dibuang, sementara bagian daging lainnya masih dapat dikonsumsi setelah dipastikan bersih,” jelasnya.

Ia juga menepis kekhawatiran masyarakat terkait beberapa penyakit pada ternak. Contohnya penyakit kuku pada hewan yang tidak tergolong zoonosis sehingga tidak membahayakan manusia.

“Penyakit itu memang berdampak pada kesehatan hewan, tapi tidak menular ke manusia,” tambahnya.

Tahun ini, pasokan hewan kurban di Bontang didominasi dari Sulawesi dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain itu, ada pula hewan yang didatangkan dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara dari Pulau Jawa, distribusi umumnya berupa kambing dan domba.

“Total ada 1.400 ekor sapi, 1.007 kambing, dan 47 domba yang tersebar di 62 titik di wilayah Bontang, termasuk di wilayah perbatasan,” ungkap Riyono.

Ia menambahkan, Bontang termasuk wilayah endemik sehingga vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan hewan dilakukan rutin setiap tahun.

Hewan yang sudah diberi tanda pemeriksaan dipastikan telah melewati tahapan vaksinasi dan pengecekan kesehatan oleh petugas.

Di akhir keterangannya, DKP3 mengimbau masyarakat tetap memperhatikan kebersihan saat mengolah daging kurban. Warga juga diminta memisahkan organ yang terlihat tidak layak konsumsi agar keamanan pangan tetap terjaga.

“Dengan pengawasan berlapis ini, kami berharap pelaksanaan Iduladha di Bontang berjalan aman, sehat, dan tertib,” tutupnya. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Hewan KurbanIduladha
Previous Post

Bromo Ditutup 4 Hari, Ritual Yadnya Kasada 2026 Dimulai

Next Post

Detik-Detik Longsoran Klinker Timpa Ekskavator di Semen Tonasa

BACA JUGA

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite? Isu Petugas SPPG jadi ASN Ramai, Ini Respons BGN Bontang PPPK BGN 2025 Dibuka, 32 Ribu Formasi Disiapkan 3 Bulan Berjalan, Dapur Program MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis Di Balik Piring Ompreng Program MBG Bontang: Tantangan Rp10 Ribu untuk Gizi Seimbang Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pesisir Bontang Hadapi Tantangan Cuaca dan Transportasi Kaltim Targetkan 371 SPPG, Anak Sekolah jadi Prioritas Program Makanan Bergizi Gratis di Bontang Bikin Warga Dapat Peluang Kerja

Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite?

13 Juli 2026 | 08:15
Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

12 Juli 2026 | 21:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

12 Juli 2026 | 13:21
Next Post
Detik-Detik Longsoran Klinker Timpa Ekskavator di Semen Tonasa

Detik-Detik Longsoran Klinker Timpa Ekskavator di Semen Tonasa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir Jangan Panic Buying! Stok BBM di Balikpapan Diklaim Aman

Dilema BBM Subsidi Kaltim: Warga Lokal Mengantre, Pelat Luar Tak Bisa Diblokir

13 Juli 2026 | 08:46
Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

Bebas Pungli dan Transparan, Sistem Pengukuran Terjadwal ATR/BPN Berlaku Agustus

13 Juli 2026 | 08:28
Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite? Isu Petugas SPPG jadi ASN Ramai, Ini Respons BGN Bontang PPPK BGN 2025 Dibuka, 32 Ribu Formasi Disiapkan 3 Bulan Berjalan, Dapur Program MBG di Bontang Belum Bersertifikat Halal dan Higienis Di Balik Piring Ompreng Program MBG Bontang: Tantangan Rp10 Ribu untuk Gizi Seimbang Program Makan Bergizi Gratis di Sekolah Pesisir Bontang Hadapi Tantangan Cuaca dan Transportasi Kaltim Targetkan 371 SPPG, Anak Sekolah jadi Prioritas Program Makanan Bergizi Gratis di Bontang Bikin Warga Dapat Peluang Kerja

Dapur MBG Bontang Kembali Mengebul, Bagaimana Nasib Sekolah Elite?

13 Juli 2026 | 08:15
Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved