HARI RAYA Iduladha 1447 Hijriah menjadi saat yang tepat untuk mempererat kedekatan antarsesama. Hal ini pula yang melandasi langkah PT Energi Unggul Persada (EUP) untuk kembali turun ke tengah masyarakat, berbagi kebahagiaan melalui penyaluran hewan kurban.
Tahun ini, perusahaan total menyalurkan sebanyak 16 ekor hewan kurban. Paket bantuan tersebut terdiri dari 3 ekor sapi, 12 ekor kambing, dan 1 ekor domba yang dikhususkan bagi warga di wilayah bufferzone atau zona penyangga sekitar perusahaan.
Langkah nyata ini menyasar tujuh rukun tetangga (RT) yang berada tepat di lingkaran operasional perusahaan. Sebaran bantuan menyentuh RT 11, RT 12, RT 15, RT 16, dan RT 08 di Kelurahan Bontang Lestari, serta dua RT lain di kawasan Desa Santan Ilir.
Humas PT EUP, Jayadi, menyampaikan bahwa pembagian hewan kurban ini bukan sekadar agenda tahunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan untuk selalu memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.
Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan ingin memastikan kehadiran industri membawa dampak positif yang langsung bisa dinikmati oleh masyarakat lapis bawah.
“Alhamdulillah seluruh hewan kurban sudah terdistribusi kepada penerima manfaat, baik melalui masjid maupun kelompok warga,” kata Jayadi.
Menurutnya, model penyaluran langsung melalui simpul masyarakat seperti pengurus masjid dan perwakilan RT terbukti efektif agar bantuan tepat sasaran dan langsung dirasakan oleh mereka yang berhak.
Ada yang berbeda dalam aksi sosial kali ini. PT EUP tidak berjalan sendiri, melainkan menggandeng sejumlah mitra kerja untuk bersama-sama patungan dan berpartisipasi dalam pengadaan hewan kurban.
Sinergi ini sengaja dibangun agar jumlah bantuan yang terkumpul bisa lebih banyak. Dengan demikian, jangkauan manfaat yang diterima oleh masyarakat sekitar perusahaan pun otomatis menjadi lebih luas.
Jayadi menambahkan, komitmen sosial PT EUP tidak akan berhenti pada momentum hari raya keagamaan saja. Selama ini, perusahaan juga konsisten mengawal berbagai program pemberdayaan yang menyentuh hajat hidup masyarakat pesisir dan pinggiran.

Mulai dari dukungan perbaikan sarana rumah ibadah, program pemberdayaan ekonomi lokal, hingga pemberian bantuan alat tangkap bagi kelompok nelayan tradisional di sekitar area kerja.
“Kami berupaya menjalankan program-program sosial sesuai kemampuan perusahaan. Yang terpenting, hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat tetap terjaga,” urai Jayadi.
Di samping memperkuat fondasi sosial lewat aksi berbagi, PT EUP saat ini juga tengah fokus melakukan lembaran besar di sektor bisnis. Perusahaan sedang mendorong pengembangan dan perluasan produksi pada industri hilirisasi.
Langkah ekspansi ini diproyeksikan mampu membuka lebih banyak lapangan kerja baru dan menggerakkan roda perekonomian di tingkat daerah secara signifikan.
Untuk memuluskan rencana besar tersebut, PT EUP mengharapkan doa dan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kota Bontang.
Jika industri hilirisasi ini berkembang pesat, multiplier effect atau efek domino positifnya tentu akan kembali kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat yang hidup berdampingan dengan perusahaan. [ADS]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















